Nafiri Ciputat

Bahrum Rangkuti (1969) Djakarta Dalam Puisi Indonesia 1Mari bersinandung lagi, sayangsebagai dulu, pebila ramadhan datang kembaliKita lagukan insan, cinta, dan IlahiKita nyanyikan kehidupan: kini dan bakal datang Melodi cinta dan perjuangannyanyian mujahid mujahidah ditayang cita-citakadang remuk pecah dalam mencari kehampiran padaNyakadang ditendang dunia, kar’na ingin menyatakan ilmu urfan Ale dongan! Mari kawan-kawan, para saderek, para […]

MORE
Terimakasih Banyak untuk Anda Sekalian

www.ceritanet.com Akhirnya pada Oktober dan sampai pertengahan November 2012 tak satu pun tulisan yang masuk ke ceritanet.com dan ini agak ironis karena sekitar sebulan lalu, seorang teman lama -Santoso namanya, jika Anda mungkin juga mengenalnya- baru saja ‘memuji’. “Hebat pakcik, ceritanet masih jalan.” Ditanggapi dengan: “selagi masih ada tulisan yang masuk, akan tetap terbit.” Tapi […]

MORE
Hari Ini Kita Mengurai Kecemasan

Taufik Wijaya Sekian puluh ribu tahun yang lalu, wajah-wajah yang tak pernah kita kenal, saudara-saudara kita yang tak pernah kita sapa –kecuali Nabi Nuh yang dikisahkan dalam berbagai kitab– dilibas ratusan ombak yang diibaratkan setinggi gunung. Semua meregang nyawa, lalu puluhan kota tenggelam, kecuali Nabi Nuh dan beberapa pengikutnya yang selamat bersama kapalnya. Kisah itu […]

MORE
Keping Kenangan, kumpulan memoar orang biasa

Liston P. Siregar Penulis : Heyder Affan, Selma W. Hayati, Rhuly Nyomandani, Ningrum Natasya Sirait, Andi Prawira, Eliakim Sitorus, Susan Ismianti, Liston P. Siregar, Farah Rahmat, Ging Ginanjar, Hendri Kremer, Hayat, Maya Susiyani, Nabiha Shahab, Titi Irawati, Ahmad Taufik, Arie M.P. Tamba, Dody Iskandar, Deny Suwarja, Dodiek Adyttya Dwiwanto, Syam Asinar RadjamKata Pengantar : Bambang […]

MORE
Cerita untuk Elang, 2

pulang dari museum, seorang anak bercerita kepada ayahnya“Di sana banyak arca. Ada yang kecil, besar, tanpa kepala, dan bermacam rupa,” katanya sehabis menonton acara televisiia datangi ayahnya kembalibertanya tentang pesawat luar angkasa“Apakah pesawat itu bisa sampai ke bintang kejora?” ujarnya esoknya, dengan wajah gembiraia bilang kepada ayahnyatelah hafal sebuah lagu yang baru diajarkan guru sekolahnya: […]

MORE
Ketika Tohari Menyelamatkan Lasi

Dodiek Adyttya Dwiwanto. Judul Buku : Belantik (Bekisar Merah II)Penulis : Ahmad TohariPenerbit : Gramedia Pustaka UtamaTahun : November 2001Tebal : 142 halaman Kehidupan wong cilik di pedesaan. Itulah ciri khas seorang Ahmad Tohari dalam menulis, tidak hanya novel-novelnya tetapi juga dalam menulis kolomnya. Tengok saja novel-novelnya terdahulu seperti Trilogi Ronggeng Dukuh Paruk (Ronggeng Dukuh […]

MORE
Istriku

Martin Siregar Penerbit : Lembaga Pengkajian dan Studi Arus Informasi RegionalPontianak (diterbitkan sebagai hasil kerja-sama Ford Foundation dan Ikapi Pontianak)Harga : Rp.23.000,- Semboyan bahasa Indonesia tahun 80 an ‘Pakailah Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar’ tidak perlu dipatuhi, karena kumpulan cerpen unkonvensional ini ditulis dengan dasar ‘”Memakai bahasa Indonesia yang Gampang Dimengerti.’ Perkara kata atau […]

MORE
Mengapa Karen Armstrong Meninggalkan Biara

Nigar Pandrianto Judul : Melintas Gerbang SempitPenulis : Karen ArmstrongPenerbit : Pustaka Promethea, SurabayaTebal : xvii + 555 halaman Tiba-tiba semuanya terasa menekan, menghimpit, dan menindasnya. Peperangan batin pun terjadi. Titik klimaksnya adalah ketidakberdayaan. Akhirnya keputusan berat pun dibuat, ia lari dari sebuah dunia yang tidak lagi sanggup teratasi. Begitulah yang dialami Karen Armstrong setelah […]

MORE
Kemerdekaan Tak Membisukan Memori

Selma Hayek Tia…Tia…Apakah pasukan pencabut nyawa itu benar-benar telah pergi?Aku masih dengar desingan peluru itu..Aku masih dengar!! masih!Derap..iya, derap lars pencabut nyawa itu masih melewati jalan depan rumah kita!! masih! Tia…Tia…Masih ingatkah kau ketika mereka menyiramkan api di kulitku?Panasnya masih kurasakan,Sengaja kubiarkan…dan kunikmati. Dan Tia…Tia-ku yang hampir rapuh,Perih penuh matakuMengalirkan air di wajahku, tak bisa […]

MORE
Imagine-nya Lenon di Abad 21

Lenah Susianty Desember tahun lalu, ketika musim dingin mencengkramkan giginya di London, saya masuk dalam barisan antrian ular panjang di depan Kedutaan Perancis untuk minta visa. Pada kunjungan pertama, antrian sudah lebih 20 meter ketika saya tiba dan begitu saya berhasil mencapai pintu konsulat, petugas menutup pintu dengan alasan sudah terlalu banyak pelamar visa di […]

MORE