Ziarah Gunung – Sitor Situmorang

seharisebelum purnamakudekap ia di bukit pasirpantai selatan tiba di lorong merapipandangnya tercurahjadi lahar dinginkali krasak nirwana kesehariankudesa-desa batunpetani-petani salam di atas sawah ladangselatan jalan ambarawatergantung langitdi sela-sela gunung moksa menghimbaudi keramaian pasar borobudurbiksu berjubah kuningdi antara alat-alat besarpemugaran candi di bayang stupa teratasterlindung topi pandankutatap turis lalu-lalangbiksuku hilang…*** Sitor Situmorang, penyair kelahiran Samosir, Tapanuli, dan […]

MORE
Mengenang Munir, Menolak Lupa (08121965 – 07092004) – A. Nur Ahmad

Munir namanya,berkumis berperawakann kecilbernyali bak panglimasuara lantang terdengarmenentang ketidakadilanmenantang para koruptor, pelanggar HAM, dan penindas jelata teriakannya menggaungmerontokkan nyali para penindasnamun suara itu tak ada lagimenghilang diterpa angin Munir pergimati diracun atas pesawatMunir mati, menimbulkan tanya hingga detik ini, belum ada jawabkenapa  munir dibunuhlalu siapa dalangnyasiapa yang bisa jawab dua rezim telah berlalukematian Munirmasih tanda  lalu […]

MORE
Terbang di Atas Sawah Ladang Jawa Tengah

Puisi Sitor Situmorang Di bibirku garam dan pasir samudraakupun menyanyiterbang Garudadi udara Jawa Tengahmeninggalkan pantai Bali Yogya tujuan hari inikarena aku rindudank arena rinduku kinirindu sejarah bangsatanpa pemali Kunyanyikan tanah airkunyanyinya cinta alamsawah-sawah dan desa-desa.Ya peradaban dan sejarahdunia yang satupanorama manusiadari ketinggian atas Yogya Udara bening dan hijaupantulan sawah-ladangpermadani abadidesa-desa ribuan tahun Kunyanyikan lagu setiatempaan […]

MORE
Hamilmu

Sitor Situmorang Hamilmu bulan redupbulan sabit bertukarbulan purnamadalam usapan tanganku di malam tanpa bintangdi malam penuh bintangkutating bayi bakal lahirsenyummu yangmenyusukan tidurku -kehamilan-alam bukan lelakimengisi kesendiriankumelimpah ruahdi suara bakal jerit sakitmutanpa padanan kata -bahagia-yang mendera danmenderes getah tangan-tangankudalam pelukanmusaat kita seiamenyambutnyasebagai proyek identitas bersamakalau mungkin!***dari kumpulan puisi Sitor Situmorang: Angin Danau

MORE
Hamilku

Sitor Situmorang Hamilmu ini hamilku jugasekiranya tak senjangantara kebatinanmudan kejantananku Kusebar serbuk lendirdi rahim tak nyanatanpa pengakuan cinta atausedang terlalu cintaketika aku sendiri tak nyana Hamilmu ini hamilku pertamawalau aku sudah beranak pinakwaktu aku masih tak punya rencanahal kemungkinan wanita bunting. Kini aku paham walau tak sudimakian berdarah: Male Chauvinist Pig!membikin aku terlalu sadardi atas […]

MORE
Nyanyian Tanah Air

Sitor Situmorang Salamku pada negeri tercinta,Salam pada gunung-gunungnya,Salam pada lembah dan ngarai,Salam pada Danau Toba permai. Salam kawan, jabat tanganku,Ini aku kembali menjenguk engkau,Salam pada desa tercinta –kutinggal lama, lupa tak bisa. Salam pada putra dan putri,Padamu yang berkecimpung di kali,Salam pada kalian di tengah sawah –Jauh merantau, lupa tak pernah. Salam kawan, Salamku kenang,Samosir […]

MORE
Si Anak Hilang

Sitor Situmorang Seorang kaya mempunyai dua putra,Dua remaja berlainan perangai,Si Bapak sama-sama sayang,Bagaimana akan memisah darah? Putra sulung rajin lagi tekun,Bertani, bertukang, merawat hewan,Sepanjang hari bekerja di kebun,memelihara warisan nenek moyang. Putra bungsu suka ke tempat pesta,Pesiar di mana orang muda berkumpul,Padi di ladang, hewan berbiak di gunung,Menjadi haknya, tanpa kerja. Malam pergi, pulang di […]

MORE
Pernikahan Sendal

Di pernikahan esok hari, aku bersyukur kau mendapat pasangan sehidup sematiPernikahan di gedung telapak kaki, sepasang sendal janji akan hilang, putus dan dicuri***

MORE
Tanya Sendal

“Apa yang lebih menggertak dari sayu rindu seorang telapak kaki nan rupawan terhadap kerling mata sendal jepit yang jelita?”Tanya emperan musala tua pada pacarnya“Dalam siksa kuburnya, seorang pencuri sendal musala menyiapkan kereta kencana pada jepit sendal yang ingin menapak tanah surga”Jawab maling pada pujangganya***

MORE