Anak Sumbawa


Ajip Rosidi (1954) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

di Sumbawa donggo punya kuda
di Jakarta donggo beli sepeda
ia antar kota ke mimpinya, lampu jalanan pada mati
ia bangunkan kota dari tidur lelapnya pagi-pagi

cuma sepeda dan seperak di kantongnya
lewatlah malam tiada mata memandang padaku
sedang di dadaku bertumbuhan gairah
lewatlah hari, kesepian merajarela, begitu
mereka lalu di jalan kepu

sumbawa punya kuda, ayam bertelur, padang rumput
memacu la vidi dan gadis-gadis pingitan
ingin lepas karena hati penuh madu
ingin di dekap nyala neraka di darahnya

cuma sepeda di Jakarta, kuda-kuda di Sumbawa
donggo rindu la vidi kuda kesayangan
mesra bunda mengelus kening si anak
bapa sakit, Jakarta memisah kasih

di Jakarta donggo antar kota ke mimpinya
relung malannya, Sumbawa di dadanya menyala
***

pencerita

Leave A Comment