Jakarta Di bawah Hujan

Sapardi Djoko Damono (1964) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Jakarta di bawah hujan, lampu demi lampu laksana dalam impian
sunyi hatiku seperti bukit, orang-orang bergerak bagai mainan: ketika semakin reda tersembul aneka suara
terjebak dalam sajakku, suasana dalam sebuah suasana

sepiku seperti bukit, merekapun bergerak-gerak di bawah renyai gerimis
noktah-noktah yang selalu gelisah antara tawa dan tangis;
o mari ke mari para warga kota yang baik, akulah orang asing itu
tersesat di sebuah kota yang riuh, berkiblat ke mana tak tahu

barangkali gerimis ini telah turun buatku, atas kotamu suara yang berulang-ulang dan mendingin jauh dalam hatiku
langkah-langkah sepatu di tepi jalan percik air bagai sulapan sibuk dalam kesibukan, kabur terbenam ke dalam kelam: Jakarta renyai gerimis, sunyi hatiku bagai bukit batu cahya mengerdip dalam suasana oo terjerat dalam sajakku
***