Penulis edisi 221

Liston P Siregar editor www.ceritanet.com

Presiden Hayat penikmat seni dan sayur asam wah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis sejak tahun 1995. Bukunya berjudul Revolusi Hati untuk Negeri akan segera terbit.

Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja Djaja (sejak 1968). Pernah memimpin Madjalah Sunda (1965-1967) di Bandung. Sejak 1971 memimpin Badan Penerbit Pustaka Jaya, Yayasan Jaya Raya. Menerbitkan sejumlah kumpulan sajak, kumpulan cerita pendek, kumpulan esei, telaah mengenai kesusastraan Indonesia dan Sunda. Sampai sekarang telah menerbitkan lebih dari 35 judul buku, baik dalam bahasa Indonesia maupun Sunda.

W.S. Rendra, (lahir 1935) dianggap sebagai penyair terpenting setelah Chairil Anwar dalam sastra Indonesia. Adalah juga seorang dramawan yang terkenal karena eksperimen-eksperimen yang dilakukanya dengan Bengkel Teater. Kumpulan-kumpulan sajaknya berjudul Balada Orang-orangTercinta(1957), Empat Kumpulan sajak (1961) dan Blues Untuk Bonnie (1971). Yang terakhir sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris oleh Harry Aveling dengan judul Indonesian Poet in New York (1971) Di samping itu Rendra pun banyak menulis cerita pendek, antara lain yang dibukukan daIam Ia Sudah Bertualang (1963), esai dan banyak menterjemahkan drama antara lain karya Sophokles, George Bernard Shaw, Samuel Becket, Bertol Brecht dan lain-lain. Ia memperoleh hadiah nasional untuk puisi tahun 1955-1956 dan Anugerah Seni Republik Indonesia untuk kegiatan teaternya (1969).
__________________________________