Ciliwung


W.S. Rendra (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Ciliwung kurengkuh dalam nyanyi
karena punya coklat kali Solo
Mamma yang bermukim dalam cinta
dan berulang kusebut dalam sajak
wajahnya tipis terapung
daun jati yang tembaga
Hanyutlah mantra-mantra dari dukun
hati menemu segala yang hilang

Keharuan adalah tonggak setiap ujung
dan air tertumpah dari mata-mata di langit
Kali coklat menggeliat dan menggeliat
Wajahnya penuh lingkaran-lingkaran bundar!

Katakanlah dari hulu mana
menggalir wajah-wajah gadis
rumah tua di tanah ibu
ketapang yang kembang, kembang jambu berbulu
dan bibir kekasih yang kukunyah dulu

Katakanlah, Paman Doblang, katakanlah
dari hulu mana mereka datang:
manisnya madu, manisnya kenang
Dan pada hati punya biru bunga telang
pulanglah segala yang hilang
***

TAGS :