Penulis Edisi 190

______

Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri. karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia ini kesempurnaan itu relatif.

Gendhotwukir, penyair dan jurnalis dari Rumah Baca Komunitas Merapi (RBKM), pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin, Jerman.

Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis hingga sekarang. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar.

_____________