Cap Komunis dan Moral Chaplin

Rick Fountain

Dokumen-dokumen rahasia Inggris mengungkapkan Kementerian Luar Negeri Inggris memveto Charlie Chaplin pada tahun 1956 karena Inggris memperkirakan akan muncul gelombang protes di Amerika Serikat. Para pejabat Inggris kuatir pemberian penghargaan kepada artis komedi legendaris Inggris itu bisa merendahkan sistem gelar kehormatan Inggrisdi mata orang Amerika. Dokumen tersebut sudah dibuka untuk umum hari Minggu 21 Juli 2002 di Kantor Catatan Umum London.

Dunia, khususnya Amerika, amat terkagum-kagum oleh Charlie Chaplin pada awal abad ke-20, namun menjelang tahun 1940-an daya tarik Chaplin merosot, khususnya lantaran kegemaran Chaplin mengejar-ngejar artis-artis muda.

Dia sempat menikah dua kali dengan gadis berusia 16 tahun, tapi bercerai tidak lama kemudian, dan setelah itu berhubungan dengan artis film yang ‘nakal’ Pola Negri, dan ada Marina Vega yang bunuh diri, juga gugatan kewajiban sebagai ayah, maupun tuduhan bahwa pernikahanannya selama sembilan tahun dengan Paulette Goddar tidak sah.

Pada tahun 1940-an dan 1950-an, Chaplin membuat marah Amerika yang tengah dilanda demam anti-komunis, dengan melontarkan komentar-komentar positif tentang Komunisme, dan bertemu dengan para pemimpin Soviet dan Cina.

Chaplin lalu pindah ke Swiss bersama istri keempatnya, Oona O’Neill, tahun 1952. Empat tahun kemudian di London muncul gagasan bahwa Chaplin akan mendapat penghargaan Companion of Honour –suatu penghormatan tinggi atas seniman yang berjasa.

Namun setelah mendengar sejumlah pendapat, Kementerian Luar Negeri Inggris menolak gagasan pemberian penghargaan itu dengan mengutip nasihat dari Duta Besar Inggris untuk Washington, Sir Roger Makins, bahwa penghargaan tersebut akan menyinggung warga Amerika. Kementerian Luar Negeri juga memperingatkan bahwa seandainyapun Ratu Inggris mungkin tidak mempertimbangkan pandangan politik Chaplin, Ratu akan mempertimbangkan ‘tuduhan-tuduhan moral’ terhadapnya.

Rencana pemberian gelar itu dimunculkan lagi tahun 1969, dan kemudian pada tahun 1971 suatu gelar kesatria yang sedikit lebih rendah diusulkan. Namun penghargaan itu baru benar-benar diberikan 4 tahun kemudian, dan Chaplin diangkat menjadi kesatria dua tahun sebelum dia meninggal tahun 1977.
***
Dari BBC World Service , Minggu 21 Juli

sonkski ekalya

Leave A Comment