Memoar Orang Jalanan

Memoar sama dengan otobiografi; riwayat hidup, tapi yang satu lebih singkat dan yang satu lagi lebih panjang. Satu hal yang sering dijadikan orang sebagai perbedaannya adalah memoar tidak punya pretensi menjadi hebat, jago, mulia, penting, baik, atau jahat, busuk, maupun urakan.

Memoar, tentu, bisa saja punya pretensi tapi mungkin lebih bertutur pada kenangan, seperti mengobrol dengan teman. Bukan peran seorang dalam sebuah peristiwa yang jadi fokus memoar, tapi bagaimana penyerapan atas sebuah peristiwa.

Ian Jack, editor Granta, menulis otobiografi sebagai catatan tentang pencapaian, dan semua orang bisa punya otobiografi -karya sendiri atau bantuan penulis bayaran. Sedang memoar, masih kata Ian Jack, berambisi menjadi menarik, intim dengan pengalaman pribadi. Memoar maunya lebih dari sekedar catatan masa lalu.

Memoar bisa disebut mengandung elemen penulisan sastra -tapi menyebut ini di Indonesia mungkin agak beresiko- sehingga lebih netral menyebutnya bertutur dengan basah, berwarna, dan bernafas.

Lihat Petunjuk Praktis

Lantas kenapa Memoar Orang Jalanan?

Pertama ini cuma judul sementara dan kelak akan diganti.

Kedua, karena memang memoar dari orang jalanan, yang setiap hari berlalu-lalang di jalanan dan bukan yang jadi berita di surat kabar, TV, Radio, atau internet. Dan setiap orang jalanan pasti punya kenangan yang menarik untuk dibagikan kepada orang banyak. Entah itu kenangan ketika patah hati, mendapat pekerjaan pertama, kehilangan bapak atau ibu, tertangkap basah pacaran di taman, atau sekedar bertengkar dengan pasangan, atau apa sajalah.

Praktisnya adalah tentukan satu peristiwa yang ingin dikenang dan curahkan segala energi dan rasa untuk kenangan itu. Jangan pula perdulikan panjang tulisan, karena mungkin hanya satu halaman. Yang jauh lebih penting adalah curahkan rasa dan energi sebesar mungkin.

Adapun tujuannya adalah ceritanet berambisi menerbitkan kumpulan memoar orang-orang Indonesia jalanan. Tak ada seleksi penyumbang, tapi ada seleksi tulisan dengan harapan semua tulisan layak -walau tentu dengan penyuntingan atau penyesuaian pada gaya ceritanet. Semangatnya adalah menyumbang memoar dengan penulisan yang menyentuh rasa dan sesuai gaya masing-masing.

Mohon daftarkan nama dan alamat email anda, dan moderator ceritanet akan mengejar-ngejar anda untuk menyesuaikan dengan kerangka waktu untuk kelompok pertama sebagai berikur.
-. Deadline tulisan : Desember 2003
-. Deadline editing : Juni 2004
-. Deadline penerbitan : Desember 2004

Jika ingin mendapatkan gambaran tentang memoar gaya ceritanet, mohon informasikan ke editor@ceritanet.com dan contoh maupun petunjuk praktis akan dikirim dalam Word Document.

TAGS :

sonkski ekalya

Leave A Comment