Petunjuk Praktis

untuk Memoar Orang Jalanan

1. Tentukan satu peristiwa yang anda alami yang paling berkesan.

2. Ceritakan peristiwa itu berdasarkan kenangan

3. Karena kenangan, tidak usah kuatir kalau tidak terlalu faktual, walau fakta tetap jadi dasarnya. Kata-kata ‘sepertinya, rasanya, seingatku, dsb’ bisa digunakan untuk fakta yang diragukan.

4. Walau kenangan, upayakan tetap jujur berdasarkan ingatan.

5. Ditail-ditail amat membantu agar cerita jadi menarik. Misalnya, bukan sekedar rumah tua, tapi; ‘yang atap sengnya sudah berwarna merah tua dan di dindingnya terlihat bercak-bercak bekas tepisan air hujan yang sudah kering.’

6. Bagaimanapun jangan paksa untuk deskripsi detail jika tidak yakin.

7. Kalimat pendek yang bersahaja bisa juga efektif untuk bercerita.

8. Cerita tentang kondisi besar pada saat peristiwa terjadi, dan relevan, juga amat menolong. Misalnya, peristwa yang terjadi pada tahun 1998; ‘Saya jatuh cinta ketika orang sedang sibuk unjuk rasa. Waktu itu, Mei 1998, demonstrasi anti Suharto makin meningkat dan jalan Jakarta setiap hari mogok…’

9. Coba gunakan perbandingan dengan situasi atau bentuk sekarang. Misalnya; ‘Taman itu dulu sekedar ada saja, cuma rumput setengah kering dan beberapa pohon mawar yang kurus kering tidak terawat, amat beda dengan Taman di Monas yang megah dengan pagar tinggi berukir dan pohon yang subur.’

10. Jika bisa, masukkan unsur humor atau jenaka.

11. Intinya adalah menceritakan sebuah peristiwa dari kacamata personal.

12. Jangan bermaksud untuk sebuah pencapaian, walaupun pencapaian dan kegagalan tentu bisa juga diceritakan, tapi tetap dengan inti bercerita.

13. Menceritakan dengan membayangkan sedang menceritakan secara lisan kepada orang akan membuat tulisan lebih hidup.

14. Oleh karena itu jangan kuatir dengan kata-kata informal, jargon, atau bahasa daerah. Yang penting beri catatan kaki.

15. Juga jangan kuatir kalau tidak bisa bertutur secara mengalir, dan bisa digunakan sub-bab sub-bab.

16. Panjang tulisan bisa diabaikan, namun upayakan minimal 5 halaman Word sedang maksimalnya sepanjang mungkin.

17. Silahkan pula bercerita riwayat hidup dari sejak lahir sampai sekarang, jika memang sanggup.

18. Kalau tidak sanggup maka kembali ke hal yang paling penting; pilih satu momen dan berceritalah!

TAGS :