Jihad

Gendhotwukir

Telah kau ludahi tanah,
tempat istrimu berzinah.
Dan setelah itu berbenah,
pendam amarah tuju ziarah.

Setelah dendam berlabuh di pusaka hormat,
berjihat tanpa alamat.
redam-meredam ibarat hasrat,
bercahaya gegap di awan pekat.

Bapa bangsa sekarat,
Bunda pertiwi melarat,
Anak negeri laknat,
Dunia bejat,
karena semua berjihat di dunia yang sudah penat

Wittlich, 290904