Hamilku

Sitor Situmorang

Hamilmu ini hamilku juga
sekiranya tak senjang
antara kebatinanmu
dan kejantananku

Kusebar serbuk lendir
di rahim tak nyana
tanpa pengakuan cinta atau
sedang terlalu cinta
ketika aku sendiri tak nyana

Hamilmu ini hamilku pertama
walau aku sudah beranak pinak
waktu aku masih tak punya rencana
hal kemungkinan wanita bunting.

Kini aku paham walau tak sudi
makian berdarah: Male Chauvinist Pig!
membikin aku terlalu sadar
di atas semua feminis
karena aku tak punya identitas yang aku gandrungi
tanpa padanan kelelakianku
terbelengu tali pusar androgini
betina-jantan jantan-betina
pada tatanan syahwat asali.

Aku butuh menulis ulang
kisah Genesis tanpa Ular tanpa Apel
tanpa Adam tanpa Eva hanya
sebuah pohon. Pohon hidup
sanggama buah dadamu
berbatang pahaku
dalam pasangan uratmu –
mau-mu -betinaku-mau-ku kini di atas
pelaminan sutera
pasangan mempelai
hampir binatang hampir dewa
***

dari kumpulan puisi Sitor Situmorang: Angin Danau

LondonEditor

Leave A Comment