Ina Mia

Terbaring di rangkuman pagi
-hari baru jadi-
Ina Mia mencari
hati impi,
Teraba Ina Mia
kulit harapan belaka
Ina Mia
menarik napas panjang
di tepi jurang
napsu
yang sudah lepas terhembus
antara daun-daunan megelabu
kabut cinta lama, cinta hilang
Terasa gentar sejenak
Ina Mia menekan tapak di hijau rumput,
Angin ikut
-dayang penghabisan yang mengipas-
Berpaling
kelihatan seorang serdadu mempercepat langkah di
    tekongan

1948

pencerita

Leave A Comment