Menghadap Gunung

Menghadap gunung mulai melangkah
Wahai sahabatku hutan belantara sahabatku
Aku dalam pangkuanmu

Di hiruk-pikuk kepala sesak kebutuhan
Harga diri dalam kemasan berbaris di etalase-etalase
untuk menyambung nafsu hidup dalam gelimang puja-puji

Gaya hidup menjadi ruh, tubuh menuju ketiadaan
Ketiadaan kembali pada ketiadaan sendiri
Tetap tegap melangkah

Gunung Gede, Oktober 2016

pencerita

Leave A Comment