Catatan Harian Seorang Demonstran


Slamet Kirnanto (1966) Djakarta Dalam Puisi Indonesia

Jaket kuning berlumur darah
Dengan sedih kutatap kawan-kawan rebah
Di bumi, di terik matahari kota Jakarta
O kita tahu apa arti ini semua

Tertegun di tengah galau beribu massa
Apakah benar peluru itu untuknya?
Yang sebuah itu mungkin untukku
Telah direbut demonstran di sampingku

Udara panas kota Jakarta
Kulihat Ciliwung tetap coklat airnya
Airnya lambat mengandung duka
Apakah ini: bayang-bayang nasib kita

Jaket kuning berlumur darah
Nyanyian gugur bunga, dalam syahdu khidmat kita
Dalam catatan harian ini semua kulihat
Dalam catatan harian ini tertulis sendat
***

pencerita

Leave A Comment