Ricuh

Ruangan ini sudah penuh dengan egomu Hai gadis manis bermata curiga Kesabaran terhimpit dan hampir kehabisan nafas Kehangatan mengendap-endap pergi Akupun melayang terbang Terbawa seloka hati Diceburkan pelangi di bawah gerojokan air terjun bermata lima ***

MORE
Penulis Edisi 195

Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri. karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia ini kesempurnaan itu relatif. Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur asam. Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis […]

MORE
Ustadz dan Maling

Imron Supriyadi EpilogTak ada maling dalam Ustadz dan Maling, jika deskrispinya seperti di koran maupun televisi: seseorang yang mengambil barang milik orang lain dan tertangkap lantas dihajar habis-habisan oleh massa sebelum diserahkan ke polisi, seandainya belum mati.. Tapi di banyak negara -termasuk di Indonesia- banyak maling yang tidak tertangkap dan justru berteriak maling. Maling yang […]

MORE
Saya yang Lalu, Dia yang Sekarang dan Kamu

Aminatul Faizah “Saya menunggu kamu disini?” kata saya dalam hati untuk kesekian kalinya. Saya terdiam dan menunggu di sebuah bangku di suatu sisi kota yang lautnya ia jadikan petunjuk jalan keluar. Kali ini untuk kesekian kalinya di tiap tahun saya menunggu. Menunggu sang kekasih atau siapapun namanya yang menancapkan busur-busur cinta dihati saya. Saya  terluka […]

MORE
Ramadan

Seringkali aku engganBahkan takut matiMeninggalkan hangatnya kesenanganYang memeluk erat Di bulan RamadanAku siapKalau Kau memanggilTapi ada rajaReformatlah jiwakuUtuslah malaikat untuk melenyapkan koreng-korengnyaAgar Kau tidak memalingkan mukaSaat ku menghadap

MORE
Menjemput Ramadan

Presiden Hayat Bulan sebentar lagi jatuh di sajadahDisajikanAgar dipunguti orang-orang yang merunduk merendahYang membela orang-orang kalahKunang-kunang pun mengirim terang bagi jiwa-jiwa yang ingin bebasTerbang mengikuti-Nya

MORE
Budak Waktu

Kita adalah budak waktuTerputar ke dalam pusarannyaTerayun-ayun dan tenggelam, kalau tangan waktu tak membebaskanSebelum nafas terakhir terenggutUlurkanlah rantingMu

MORE