Autumn Leaves

Idrus F Shahab Memang hidup seperti iniPerpisahan tak membuat kita mati Senandung yang menusuk,ringkik kuda di malam buta Ahoi, api kemarahan inikeras-kepala ibarat seorang pelukis buta melukislengkung alis sang kekasih Pagi, sebelum kokok ayam pertamaia muncul, dengan kanvas hitam di tangan Tanpa warna, hanya bunyi gemerisik di kejauhan:seseorang baru saja lewat, meninggalkan mimpi2nyatentang hidup, berumahtangga, […]

MORE
Penulis Edisi 224

Idrus F Shahab wartawan, pemetik gitar flamenco, dan penyair yang tinggal di Jakarta. Ani Mulyani karyawan di Jakarta dan menyelesaikan studi di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Moestopo. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) […]

MORE
Oh RPM, I feel good

Ani Mulyani Setelah sekian lama bergelut dengan olahraga sepeda dalam ruang (indoor cycling) -istilah kerennya RPM- dan mulai menderita ketergantungan atasnya, tiba-tiba muncul pertanyaan kenapa sepeda ‘buntung’ satu warna tanpa asesoris warna warni itu bisa menjadi bagian dari hari-hari saya. Penciptanya -ketika saya cari di internet- adalah seorang penggemar sepeda fanatik, Jonathan Goldberg yang belakangan […]

MORE
Kalangan Ronggeng

W.S Rendra (1955) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Bulan datang, datanglah ia!dengan kunyit di wajahnyadan ekor gaunputih panjangdiseret atas kepala-kepaladirahmati lupa Atas pejaman hatiyang relabergerak pinggul-pinggul bergerakronggeng palsu yang indahpara lelaki terlahir dari darahwahai manism, semua orang di kalangantahu apa bahasa bulan! Kabur bulan adalah muka-mukaadalah hidup merekaMenggelepar bayang-bayangikan-ikan ditangguk nasibnyaGamelan bertahta atas nestapakuda di padang […]

MORE
Potret Diri

Ajip Rosidi (1956) Djakarta Dalam Puisi Indonesia begitu ia melirik arah kota Jakartacintanya menyanyi sepanjang malamdikandungnya dosa pada matadendamkan hari berbuahkan warnamerah menyala di sudut kanan :geram harimau meraung di wajahnyaadalah geram kegemasan begitua ia memandang arah kota Jakartamalamnya melenguh kehilangan senjadikandungnya dendam, dikandungnya dalamwajah yang segera merebahmendekap mangsa yang kalah: seperti tajam pedangadalah duri-duri […]

MORE