Puncak

Pondering, pondering on you, dear… Minggu pagi di sini. Kederasan ramai kota yang        terbawatambah penjoal dalam diri -diputar        atau memutar-terasa tertekan; kita berbaring bulat telanjangSehabis apa terucap di kelam tadi, kita habis kata        sekarangBerada 2000 m, jauh dari muka laut, silang siur        pelabuhanjadi terserah pada perbandingan dengancemara bersih hijau, kali yang bersih hijau Maka cintaku sayang, kucoba menjabat […]

MORE
Prajurit Jaga Malam

pro Bahar + Rivai Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktuPemuda-pemuda yang lincah, yang tua-tua keras,        bermata tajamMimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya  kepastianada di sisiku sekala kau menjaga daerah yang matiini Aku suka pada mereka yang berani hidupAku suka pada mereka yang masuk menemu malamMalam yang berwangi mimpi, berlucut debu…Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu 1948

MORE
Penulis Edisi 279

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]

MORE
Jangan REPLY ALL!!!

Dua tahun lebih kerja, baru sekali ini aku, akhirnya, menikmati perbincangan panjang di grup email kantor, yang sama sekali tak ada urusan dengan kerjaanku sehari-hari. Sempat juga bingung, kok bisa aku masuk ke grup itu. Banyak grup email di kantor sekarang: kontraktor perminyakan dengan sekitar 700-an karyawan dan kantor cabang kecil di beberapa kota, selain […]

MORE