Anak-anak Dalam Kepala

Aku buntingAnak-anak yang kukandung dalam kepala menyanyikan hymne AthenaSebuah lukisan yang mereka bikin jatuh di dinding rahimCat merahnya mengalir pelan di antara lubang vaginaMeluntur di antara dua pahaMenjelma janin yang tak pernah lahir Anak-anak dalam kepalaSenyum semurni susuEambut ikal selembut beludruMata kejora cahaya deretan bintang-bintang yang mendekat ke lubang hitam Di mana ayahmu?Pertanyaan yang tak […]

MORE
Kebun Ide

Ucu Agustin Mungkin disana rumpunnya adalah naga, setengahnya berupa manusia. Saat mereka menyerbu kepala, lantas teks terbuka dan jutaan cerita membanjir di pelosok dunia. Mungkin sungainya berair ilham, berwarna ungu laksana susu. Saat diserap, maka syair mengalir, lagu-lagu didendangkan di seluruh sudut malam. Mungkin bunganya mawar, bisa juga anggrek bulan, tapi mungkin di kebun ide […]

MORE
Serumpunku Menyapa ‘Mati Dem Asal Ngetop’

Taufik Wijaya Udara panas. 33 derajat Celcius. Keasingan mengiringi awan yang bergerak menuju kota Sekayu. Dari dalam bus ber-AC dan puluhan minuman kaleng, aku menyaksikan rumah panggung, rumah limas, sapi-sapi tiduran, padang sawah, ribuan ikan di anak sungai, pepohon karet. Membuka pintu pertemuan. Pertemuan saudara serumpun. “ Dulu, kota ini tak ada di peta,” kata […]

MORE
Artis yang Tobat (apa artinya?) Sekali Setahun

Firman Firdaus Aku ini artis yang tobat sekali setahun. Sekali itu lamanya satu bulan. Sejatinya aku hanya mengikuti rekan-rekanku, yang juga tobat sekali setahun. Satu bulan pula. Pada bulan itu aku harus tampil agak agamis, meski aku tidak begitu paham apa maksud agamis. Pakaian yang biasa ogah-ogahan menempel di tubuhku kini kubebat rapi, tak menyisa […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 88

Novy Noorhayati Syahfida, tamatan Universitas Pasundan Bandung dan puisi-puisinya dimuat di buku kumpulan puisi, buletin maupun internet.Ucu Agustin, bekerja sebagai penulis naskah drama radio di sebuah NGO yang bergerak di bidang transformasi konflik. Pernah menjadi wartawan, tinggal di Jakarta. Taufik Wijaya, pegiat seni yang tinggal di Palembang. Firman Firdaus, wartawan di Jakarta dan aktif di […]

MORE
Perempuan Terakhir

: BLP ingin kugauli ragamu yang tertinggal bersama waktumemelukmu hingga detik usia berlalumembisikkan bait-bait pujian yang pernah kita ejasatu doa pun terukir sempurnakasih…jadikan aku perempuan yang terakhir di sisa hidupmudan kujanjikan jiwa ini hanya untukmu Jakarta, 10 Juli 2003

MORE
Persetubuhan

: pancoel dan kucium bibirmu, di langit-langit kamar yang kian pekatmencumbumu dalam lautan sepiantara keheningan dan gelisahnya malamkupacu gairah untuk memahat bayanganmu Jakarta, 12 Maret 2003

MORE
Sesal (Persetubuhan Ini…)

Novy Noorhayati Syahfida jika persetubuhan ini tak punya arti bagimucampakkan saja aku di kolong ranjangmubiar kupunguti sisa-sisa keringatmu yang masih hangatyang tercecer di ujung penatmungkin kelak dapat membuatmu teringatpada malam yang kian pekat Bandung, 27 Juni 2003

MORE
Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Maka pergilah Yury ke stasiun Yaroslavsky untuk menyelidiki. Antrian penumpang tak berujung bergerak lewat bangsal-bangsal turut titian antara sandaran kayu. Menggeletak di lantai batu, di bawah mereka ada orang-orang yang berbaju tentara kelabu yang batuk-batuk, meludah, berguling-guling dan bicara dengan suara yang tak terduga […]

MORE