Kemarin Sore, Tentang Kehilanganmu

Elfira Arisanti Ingatkah kau perjumpaan pertama kita, Sayang? Saat mentari padam,Dan bumi Tegalboto dalam kelamCakrawala menghitamHampir aku naik pitam Di sampingku kupegang payungDi tubuhmu melekat jaket bertudung Kau semakin mendekatMendadak langit semakin hilang pekatAku tercekatOoooh… kau sungguh begitu memikat Rasa ini meradangNamun sayang harus terbungkamTentang kita bukan lagi kemenanganSemua sekarang tinggal kenangan Kini aku tersayat, […]

MORE
Sendu

meliuk luluhbermalam kelamtersulam temaramlalu tergeletak lunglai***

MORE
Lebur

Aku dan kamu menepiAku dan kamu menyepiAku dan kamu mengerti Aku dan kamu yang ditakdirkan menjadi kita Kita terikat oleh rasa yang samaKita menyatu kuat melebur Jangan biarkan diri kita rapuhKita pasti bisa karena kita utuh

MORE
Penulis edisi 231

Iwan Simatupang (18 Januari 1928 – 4 Agustus 1970). Lokot Martua Dongan Simatupang lahir di Sibolga dari keluarga Katolik. Iwan, demikian ia menyebut dirinya, wafat di Jakarta sebagai, menurut istilahnya juga, gelandangan intelektual walaupun sedang ikut memimpin koran Warta Harian. Pernah menetap di Eropa Barat, Iwan juga menyerap eksistensialisme dan sebagaimana Sitor Situmorang, hal itu […]

MORE