Sajak Buat Gadis Kecilku

Teguh S. Usis embun itu bermain di pelupuk matamu, gadis kecilku.ada di sana, sejak kau terjaga pagi tadi.ah, sudahkah kau bermimpi semalam?tentang boneka kelincimu. tentang gaun pestamu.atau, tentang apa saja. gurauanmu ajakku tersenyum, gadis kecilku.ada saja ceritamu yang lucu. aku tak tahan menggodamu.lalu, kau kejar aku dengan langkah kecilmu.kita sama-sama tertawa. lambaikan tangan mungilmu, gadis […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 136

Imron Supriyadi, jurnalis Indonesia tinggal di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Abednego Afriadi, kelahiran Solo, aktif di Teater Teras Universitas Bantara Sukoharjo. Cerpen dan cerita anaknya dimuat di Solopos, Koran Sindo, Jurnal Sastra Pendar, Antologi Cerpen Joglo 2, serta di Majalah Pawon Sastra Solo.Teguh Satyawan Usis, lahir di Jambi, berprofesi sebagai jurnalis di Trans/7, sudah menulis […]

MORE
Duhai Sang Waktu

pintaku tak banyak, duhai sang waktu.benamkan saja aku ke dalam pusaranmu.biar mengalir lelah. biar tanggal penat. tak bisakah kau penuhi inginku, duhai sang waktu?sebentar saja, hanya sebentar.aku cuma ingin menganyam rindu,jadi permadani cintaku.lantas kutautkan pada sampiran pilu hatiku sungguh, aku tak ingin cengeng, duhai sang waktu.kalau pun ada air mata, biarlah hanya segaris di pipi.(perahumu, […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 133

Moyank, karyanya pernah dimuat dalam beberapa Antologi Puisi Bersama, antara lain: The Consuming Flame (International Library of Poetry 2000), Graffiti Gratitude (Angkasa 2001), Cinta Pohon Tamar (Jahabersa 2003). Teguh Satyawan Usis, lahir di Jambi, berprofesi sebagai jurnalis di Trans/7, sudah menulis puisi sejak SMP. Dewi Penyair, bukan dari keluarga penyair dan bukan mau menjadi seorang […]

MORE
Adakah Kau Rasakan Gundah Itu?

Teguh S. Usis adakah kau rasakan gundah itu? ketika lembayung kabutmenyaput. pancaran matahari pelan-pelan redup. anehnya,aku masih tetap berdiri, tak hendak beranjak pergi. lalu, kau datang. bawakan aku mantra dalam doa.kau bilang, “sabar, sayangku”. kau kecup peluhku. pelan-pelan.di atasmu, gerimis mulai turun. basahi rambutmu.dan sekujur kepenatan ini. aku tak tahu mesti ucap apa. kata-kata mungkin […]

MORE