{"id":1156,"date":"2012-12-12T16:50:03","date_gmt":"2012-12-12T16:50:03","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=1156"},"modified":"2020-06-28T16:59:47","modified_gmt":"2020-06-28T16:59:47","slug":"sajak-fragmen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=1156","title":{"rendered":"sajak Fragmen"},"content":{"rendered":"\n<p><br><em>Harijadi S. Hartowardojo<\/em> (1953)<em> Djakarta Dalam Puisi Indonesia<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Ada suara membenam ke dalam<br>tidak mau &#8216;nggelegak<br>seperti pusaran di laut dalam<br>lahir hanya riak mencumbu lunas<br>kapal yang lewat agak terlambat<br>Hanya hujan dan angin sering berputing seperti cerita kelas di ibukota<br>menyuruk ke gubuk di tengah ladang:<br>Tidak tahan kegaduhan dan kehidupan dan kegagalan<br>bersatu dalam diri anak dara di tengah remang<br>ia membujuk memninta cinta<br>serta lupa dari kelaluan sebentar<br>Di mana kelasi bisa bercinta sambil berlupa<br>peluh dingin sudah mengucur tubuhnya<br>anara mimpi kemalaman di sambar dewata<br>diri diayun antara tali temali<\/p>\n\n\n\n<p>Sekali kami bertemu di ujung lengang<br>Ia memanggilku anara kelam dan gerimis melayah lebar<br>menayang dengan perahu motor lewat di Pasar Ikan<br>Menjelang Teluk Jakarta<br>Menyusuri layar<br>Menyusuri jala<br>Menyusuri nyanyi nelayan sayang kesepian<\/p>\n\n\n\n<p>Apa yang ada antara ia, aku dan perahu ini?<br>Deru mesin hampir mati!<br>Pelayaran akan terhenti terkatung hingga di sini<br>Ibukota sesudah tenaga tenaga<br>mencipta kebenaran dari kelancungan merajarela<\/p>\n\n\n\n<p>Aku? Aku hendak di bawa ke mana<br>dengan perahu motor dan mesin yang hampir mati<br>Nafas berlalu antara batuk-batuk tiada henti<br>tangis bayi menyesali kelupaan dan hidup yang tersambut<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti guruku<br>tidak mengerti beban membebani<br>Wajib mewajibi<br>Kemudian ia lari dari laut ke laut<br>Mimpi ke mimpi tak minta arti<br>Ia menyendiri, asing, dan sepi<br>***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Harijadi S. Hartowardojo (1953) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Ada suara membenam ke dalamtidak mau &#8216;nggelegakseperti pusaran di laut dalamlahir hanya riak mencumbu lunaskapal yang lewat agak terlambatHanya hujan dan angin sering berputing seperti cerita kelas di ibukotamenyuruk ke gubuk di tengah ladang:Tidak tahan kegaduhan dan kehidupan dan kegagalanbersatu dalam diri anak dara di tengah remangia [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[163,164],"class_list":["post-1156","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-puisi","tag-163","tag-harijadi-s-hartowardojo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1156","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1156"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1156\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1162,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1156\/revisions\/1162"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1156"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1156"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1156"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}