{"id":2142,"date":"2009-01-20T11:17:25","date_gmt":"2009-01-20T11:17:25","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=2142"},"modified":"2020-06-30T11:22:32","modified_gmt":"2020-06-30T11:22:32","slug":"torehan-keindahan-bundaku","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=2142","title":{"rendered":"Torehan Keindahan Bundaku"},"content":{"rendered":"\n<p>Lemah bergelayut di lengan mu<br>Adakah karna menopang aku yang terlalu lama belajar berjalan?<br>Goresan abstrak disudut matamu<br>Terlukis memahat jelas, saat kau tersenyum,<br>Adakah karena mengawasi gerak lincahku?<br>Helaian rambut yang tak lagi legam.<br>Tak lagi dapat kau sematkan hiasan indah.<br>Lebih dari satu warna bermain pada mahkotamu.<br>Bahkan dayang nirwana, tak lagi mampu mengepang rambutmu yang menipis.<br>Adakah karna waktumu hanya tuk memikirkan ku?<br>Pewarna merah muda, yang dulu menghiasi bibirmu<br>Tidak lagi kau tebarkan untuk wajahmu<br>Bubuk wangi semerbak pada rona pipimu<br>Tidak lagi sempat menambah rias wajahmu<br>Adakah karna kebutuhanku semakin bertambah?<\/p>\n\n\n\n<p>Bunda<br>Dulu kau begitu mewah dengan warna-warni dunia<br>Dengan segala riasan dan perhiasan yang ayah sematkan padamu<br>Tiada tampak kini karena biaya sekolah<\/p>\n\n\n\n<p>Bunda<br>Dulu kau begitu jelita<br>Kau sangat menawan dengan gaun indah<br>Yang membuat ayah bangga saat menyematkan tangannya pada pingggang mungilmu<br>Dimana itu semua Bunda?<br>Apa karna kata orang kuliah itu mahal?<\/p>\n\n\n\n<p>Bunda<br>Lengan lemah itu<br>Mata kuyu dan keriput<br>Rambut tipis dan putih<\/p>\n\n\n\n<p>Bunda<br>Kusematkan kehendakmu dalam pikira<br>Kehendakmu agar kuperoleh ampun<br>Pinta yang sangat lirih di hati<br>Ketika bunda berkata<br>&#8216;Dinda, tambahkan satu keindahan, berikan aku senyuman bangga akan mu, saat menutup mata&#8217;<br>***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Lemah bergelayut di lengan muAdakah karna menopang aku yang terlalu lama belajar berjalan?Goresan abstrak disudut matamuTerlukis memahat jelas, saat kau tersenyum,Adakah karena mengawasi gerak lincahku?Helaian rambut yang tak lagi legam.Tak lagi dapat kau sematkan hiasan indah.Lebih dari satu warna bermain pada mahkotamu.Bahkan dayang nirwana, tak lagi mampu mengepang rambutmu yang menipis.Adakah karna waktumu hanya tuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[458,459],"class_list":["post-2142","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-puisi","tag-458","tag-multama-nazri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2142"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2142\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2145,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2142\/revisions\/2145"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}