{"id":2774,"date":"2002-10-12T04:47:33","date_gmt":"2002-10-12T04:47:33","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=2774"},"modified":"2023-11-14T19:30:27","modified_gmt":"2023-11-14T19:30:27","slug":"merasuki-obituari-pantai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=2774","title":{"rendered":"Merasuki Obituari Pantai &#8211; Ari Setya Ardhi"},"content":{"rendered":"\n<p>jalan-jalan itu terpampang, menawarkan kerlip<br>lampu semesta. membelah ritual cahaya<br>yang berloncatan dari setiap sudut panorama<br>kita tergenang diantara ketersiaan ruang-ruang<br>hampa. kalimat kosong tak lagi<br>menjanjikan kesetiaan keranda. sementara<br>gugur kamboja setia menebarkan<br>wangi ke setiap lubang pemakaman!<br>sementara obituari pantai, senantiasa jadi penantian<br>dengan kesaratan kenang, menggali kubur-kubur<br>waktu, menancapkan kegelisahan alamat-alamat,<br>terlanjur menghanguskan peta-peta<br>harapan bersama pilar-pilar keabadian<br>merasuki semerbak asap kehampaan<br>diantara dengus bar, lenguh lagu-lagu<br>yang mengalir tiada birama. lantaran<br>notasi bukan lagi pertaruhan<br>yang mampu diperdagangkan, melumat benak<br>merasuki pulau-pulau tanpa debur ombak<\/p>\n\n\n\n<p><br>hanya saja, sesekali obituari itu<br>menghujam ketersebatangkaraan pantai<br>sekedar kenangan yang tiada terelakkan, nun.<br>meninabobokkan impian pada gigir hujan?<br>air mata tak lagi menyodorkan kegundahan<br>sepanjang lorong-lorong gerimis. dermaga<br>jadi impian nanah yang kau bawa-bawa<br>lewat kebeningan mata sanubari.<br>ah, kemabukan cuma seantara persinggahan<br>yang merontokkan nadi, melepas keliaran<br>menggeliat, dan merontokkan nyanyian darah.<br>alur tersisa, menghantarkan gemerlap<br>kerinduan yang memerlukan kebersahajaan<br>meski jentera terburai tetap saja menggiring<br>aroma alkohol yang pecah di kepala,<br>mengangsurkan nurani purba sepanjang<br>kesetiaan dendam tanpa perlu pelunasan.<\/p>\n\n\n\n<p>merasuki obituari pantai, impian gerangan<br>mampu menyalakan keremangan lilin<br>menunda hasrat sepanjang abad,<br>sekedar membangun prasasti tanpa sejarah.<br>lalu, temaram bintang jadi percakapan<br>yang senantiasa terabaikan. Hingga<br>geliat malam menjelma kesedihan,<br>mengucurkan entah. kendati kesetiaan<br>embun selalu meratapi luka, bermekaran.<br>belantara apa lagi mampu menepis<br>kesunyian? sementara suara-suara<br>masa lalu terus menghampiri kemustahilan.<br>kapan lagi dendang mayat-mayat<br>berkerumun tanpa nada. aku mencoba<br>memahami kegersangan cakrawala<br>maka, jangan biarkan derit surga<br>sekedar gemersik dahan-dahan,<br>merontokkan dengus daun-daun,<br>akar-akar yang kau tanam<br>terlanjur menghela badai sepanjang dahaga?<br><em>Bohemian Jambi, 30 Juli 2002<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>jalan-jalan itu terpampang, menawarkan kerliplampu semesta. membelah ritual cahayayang berloncatan dari setiap sudut panoramakita tergenang diantara ketersiaan ruang-ruanghampa. kalimat kosong tak lagimenjanjikan kesetiaan keranda. sementaragugur kamboja setia menebarkanwangi ke setiap lubang pemakaman!sementara obituari pantai, senantiasa jadi penantiandengan kesaratan kenang, menggali kubur-kuburwaktu, menancapkan kegelisahan alamat-alamat,terlanjur menghanguskan peta-petaharapan bersama pilar-pilar keabadianmerasuki semerbak asap kehampaandiantara dengus bar, lenguh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[547,493],"class_list":["post-2774","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-puisi","tag-547","tag-ari-setya-ardhi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2774","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2774"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2774\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7023,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2774\/revisions\/7023"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2774"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2774"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2774"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}