{"id":2894,"date":"2008-03-03T07:04:00","date_gmt":"2008-03-03T07:04:00","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=2894"},"modified":"2020-07-01T07:11:52","modified_gmt":"2020-07-01T07:11:52","slug":"pemimpin-perang-memimpin-negara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=2894","title":{"rendered":"Pemimpin Perang Memimpin Negara"},"content":{"rendered":"\n<p><strong><br><em>-buat Status Quo<\/em><\/strong><br>M. Arpan Rahman<\/p>\n\n\n\n<p>sekarang rasanya<br>sungguh tak sabar<br>menunggu hitungan waktu<br>menuju hari terakhir<br>menanti ujung kehidupan<br>bekas tentara itu<br>demi tegaknya keadilan<br>di muka bumi yang damai ini<\/p>\n\n\n\n<p><em>Hiduplah Indonesia Raya<\/em><br><em>bagimu negeri, jiwa raga kami&#8230;<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>harusnya begini, pemimpin negara<br>bukan pemimpin perang<br>lantaran banyak pemimpin perang<br>berubah jadi diktator<br>ketika dibiarkan memimpin negara<\/p>\n\n\n\n<p>ketika sudirman sudah jadi jalan<br>dan soekarno telah menjelma patung, bandara,<br>dan selembar Rp100 ribu rupiah<br>akan jadi apakah soeharto?<\/p>\n\n\n\n<p>kawanku, ada beda suara<br>antara menarik urat leher komando<br>dengan diplomasi seucap pidato<br>yang satu harus tegas, yang lain bisa gagap<br>dalam komando tak ada dialog<br>di tengah diplomasi boleh menyela interupsi<\/p>\n\n\n\n<p><em>tapi, ayolah, siapa yang takut datang ke DPR?<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>\u201cSuara dibungkam, kritik dilarang, dituduh subversif<br>mengganggu keamanan,\u201d kata seorang penyair<br>yang hilang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sastrawan yang dipenjarakan seorang tentara menulis,<br>\u201cSoeharto menyelewengkan kekuasaan sejak hari pertama.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>dipimpin negara mestinya bukan macam memimpin perang<br>dan detik hari terakhir itu, kawanku, pasti datang.<br>***<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>-buat Status QuoM. Arpan Rahman sekarang rasanyasungguh tak sabarmenunggu hitungan waktumenuju hari terakhirmenanti ujung kehidupanbekas tentara itudemi tegaknya keadilandi muka bumi yang damai ini Hiduplah Indonesia Rayabagimu negeri, jiwa raga kami&#8230; harusnya begini, pemimpin negarabukan pemimpin peranglantaran banyak pemimpin perangberubah jadi diktatorketika dibiarkan memimpin negara ketika sudirman sudah jadi jalandan soekarno telah menjelma patung, bandara,dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[564,565],"class_list":["post-2894","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-puisi","tag-564","tag-arpan-rahman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2894","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2894"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2894\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2898,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2894\/revisions\/2898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2894"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2894"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2894"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}