{"id":3897,"date":"2005-05-21T05:41:54","date_gmt":"2005-05-21T05:41:54","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=3897"},"modified":"2020-07-03T05:45:10","modified_gmt":"2020-07-03T05:45:10","slug":"saripohatji","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=3897","title":{"rendered":"Saripohatji"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Farah Rachmat<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Kata seorang kawan &#8211;yang meminjamkan aku bungkusnya untuk kusalin&#8211; ia berkenalan dengan Saripohatji sejak kecil. \u201cYah\u2026sejak SD-lah,\u201d katanya. Kawan, kalian boleh pula berkenalan dengan Saripohatji, ia terbungkus kertas kantong kecil berukuran kira-kira 7,5 x 10 cm. Di depan bungkusnya bertuliskan: <em>Terdiri Th. 1927<br>(Latar kuning)<br>Gambar seorang ibu dalam lingkaran<br>BEDAK SARIPOHATJI &#8211;TERBIKIN OLEH S. MARIJAH<br>Gedep. No. 27688-61774<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Dan di belakangnya ada tulisan: <em>NETTO: 20 GRAM<br>KETERANGAN BAHWA:<br>Bedak Saripohatji ini sematjam bedak special buat menjembuhkan segala rupa-rupa penjakit seperti: Djerawat, terotolan, ketuwuhan, sariawan d.sb.<br>Bedak Saripohatji dibikin dari rupa-rupa daun-daun, buah-buah, akar-akar dan pohon-pohon jang terlebih banjak faedahnja.<br>Lebih djauh Dr. H. Heerdjan dan Dr. Tjoen Haij Tan sudah periksa dan memberi certificaat. Jang ini bedak tidak berbahaja. Baik sekali buat obat menghilangkan penjakit kulit muka.<br>Djikalau sudah 2 \u2013 3 kali sadja pakai bedak Saripohatji nistjaja paras djadi bersih lemes, bersinar dan bertjahaha kelihatannja. Terutama ini bedak dipakai oleh kanak-kanak atau baji.<br>NETTO: 20 GRAM<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sungguh, aku kenal dengan Saripohatji juga karena dia, karena kawanku ini. Yang bilang;\u201cAsli Ciamis ini lho.\u201d Kami percaya saja. Kami di sini, aku dan kawan lainnya tentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, ada kertas keterangan lain di dalam bungkus itu, kertas tipis berukuran kira-kira 17,5 x 13,5 cm. Kertas pembungkus butir pil obat itu tipis putih, bertinta merah, dan bertuliskan.<em>==BEDAK SARIPOHATJI==<\/em><em>Terbikin oleh: S. MARIJAH Indonesia<br>Gedeponeerd No. 27688<br>TJAP POTRET<\/em><em>(dalam lingkaran)<br>BEDAK SARIPOHATJI<br>TERBIKIN OLEH S. MARIJAH<\/em><em>BEDAK SARIPOHATJI adalah suatu obat paras muka jang adjaib sekali bagi menjembuhkan segala penjakit kulit muka.<br>BEDAK SARIPOHATJI atau bedak jang aneh, mustajab dan mengherankan chasiatnja.<br>ATURAN PAKAINYA (kalau digunakan obat).<br>Ambil 2 \u2013 3 pil bedak air djangan terlalu encer, sebelumnja tidur malam boleh pakai seperti param setelah 4 \u2013 5 menit lamanja boleh gosok pakai tangan sampai itu bedak bergerentelan seperti daki (keringat kering).<br>Tetapi djangan kaget kalau bangun tidur pagi-pagi mata terasa tidak sehat banjak keluar kotoran dan mata seperti jang berpenjakitan. Menandakan itulah jang mendjadikan penjakit kulit muka, seperti: Bruntusan ketuwahan, panu, bekas kuris, djerawat, d.l.l.<br>Kedjadian begitu dtidak selamanja tetap hanja 2 \u2013 3 hari sadja seterusnja memakai bedak seperti biasa akan terhindar dari segala penjakit kulit muka.<br>Kemudian paras mendjadi bersih, bersinar dan bertjahaja. Begitulah keanehan dan kemustadjaban BEDAK SARIPOHATJI beribu-ribu orang jang telah tertolong oleh chasiatnya BEDAK SARIPOHATJI dan sanggup menghilangkan segala penjakit kulit.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Begitulah. Itulah Bedak Saripohatji. Aku diberi kawanku satu bungkus. Dan kawan lain juga satu bungkus. Aku pernah juga coba memakainya. Hmm\u2026aku sebenarnya kurang telaten urusan mengurus-urus wajah. Tapi pernah aku coba beberapa kali.<\/p>\n\n\n\n<p>Soal penyakit kulit muka memang bisa dibereskan oleh Saripohatji? Aku tak pernah persoalkan. Rasanya hanya terasa halus saja, terkena bedak.<br>***<\/p>\n\n\n\n<p>Ibuku, ternyata juga kenal dengan Saripohatji. Aku agak kaget juga waktu melihat tasnya ada bungkus Saripohatji. Aku jadi geli. Eh, Saripohatji.<\/p>\n\n\n\n<p>Aku jadi teringat satu kawan itu, si pemberi Saripohatji. Kemarin malam aku tanya ibuku, \u201cMa, kok kulihat di dalam tas Mama ada bungkus Bedak Saripohatji, dapat dari mana ?\u201d<br>\u201c Oh, dari Ibu Tating. Temen. Dia bilang bagus buat menghilangkan flek hitam di wajah. Cuma dia bilang, kalau mau pakai bedak itu harus bilang suami, takut suaminya kaget, bangun-bangun lihat wajah istrinya pake topeng, putih semua. \u201c Aku geli mendengarnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Saripohatji. Hmmm\u2026 sayang sekali aku tak ada data lagi tentang bedak Saripohatji yang katanya asli Ciamis ini. Hanya kawanku selalu bilang, \u201cPakai bedak ini, jerawat yang sakit-sakit, cuma dua kali pakai rasa sakitnya sudah tak terasa.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p>Ada yang mau coba? Silahkan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Farah Rachmat Kata seorang kawan &#8211;yang meminjamkan aku bungkusnya untuk kusalin&#8211; ia berkenalan dengan Saripohatji sejak kecil. \u201cYah\u2026sejak SD-lah,\u201d katanya. Kawan, kalian boleh pula berkenalan dengan Saripohatji, ia terbungkus kertas kantong kecil berukuran kira-kira 7,5 x 10 cm. Di depan bungkusnya bertuliskan: Terdiri Th. 1927(Latar kuning)Gambar seorang ibu dalam lingkaranBEDAK SARIPOHATJI &#8211;TERBIKIN OLEH S. MARIJAHGedep. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[703,352],"class_list":["post-3897","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-memoar","tag-703","tag-farah-rachmat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3897"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3897\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3898,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3897\/revisions\/3898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}