{"id":4023,"date":"2005-10-30T02:00:00","date_gmt":"2005-10-30T02:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=4023"},"modified":"2020-07-04T02:01:57","modified_gmt":"2020-07-04T02:01:57","slug":"tonil-manusia-manusia-sampah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=4023","title":{"rendered":"Tonil Manusia-Manusia Sampah"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Gendhotwukir<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Yang terbuang dari kawanana<br>bergerak menjilati sisa atasan<br>atasan adalah kesombongan yang tak ada dilawan<\/p>\n\n\n\n<p>yang tertindas oleh keangkuhan<br>terjejal teror sosial, ekonomi bahkan keamanan<br>yang terpinggirkan rentan makan<\/p>\n\n\n\n<p>lalu apa katamu?<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kehinaan adalah jalanku. Memangku panji Ratu..<br>Hangar-bingar tiada sajak syahdu yang lantas mendagu menahu.<br>Siapakah dirimu? DEBU.<br>Karena hanya debu yang terbang terburu karena malu.<br>Berhadapan dengan hina, laju memburu layu.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Yang terkarat dalam ilmu<br>Gaduh dengan hidup menggancu<br>Disaksikan istri, anak, menantu bahkan cucu<\/p>\n\n\n\n<p>Apa katamu?<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Keteladanan adalah ilmu<br>Ilmu berjuang nanti restu<br>Setia tetap Saturday ku tulak ilmu otak membeku<br>Mau tahu agar tahu, bukan tahu berhenti terpaku.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Yang terjerembab dalam ganas bau<br>Ternista karma kau mau<br>Bercengkrama ceria memegang roh ayu<\/p>\n\n\n\n<p>Apa katamu?<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ku tahu arti. Namamu tak tertempat dalam harianku<br>karena sesungguhnya ceriamu adalah dukaku<br>jauh tersesat dari hakekat jiwa sejak lalu<br>menghiasi raga melupa makna kehadiranmu<br>ternista adalah kemekaran kembang-kembang di masa depan.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>yang malu menyebut jabatan ibu<br>tersipu memuja muju kehormatan itu<br>meski kau mampu<\/p>\n\n\n\n<p>Apa katamu?<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Ah, itu dugamu! Siang malam kuseru harum ibu<br>karena ibu adalah dewiku<br>ku tak khan terima ibumu pengganti ibuku<br>karena ajarkan apa ibumu kepadaku?<br>menjelang malamku kudoa ibu yang slalu menuntunku, menjagaku, merawatku<br>karena kutahu seberapa dayaku<br>kau yang beribu, kenapa menyia puja demi cahya mahkota ibu?&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>yang terbirit dikejar Praja<br>gerah udara di bawah gubug renta tanpa jendela<br>merancang angan-angan belaka<br>meski tiada tergapai di fajar tiba<\/p>\n\n\n\n<p>Apa katamu?<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Cinta adalah menggapai angan-angan tertuju belaka<br>luka-luka adalah kepingan cinta, meski tak tergapai cinta yang terkaya<br>cinta menjadi kerdil tatkala menolak menjadi meluka<br>tengoklah ke gudang luka-luka. Cucup manisnya luka-luka cinta<br>nada-nada luka melodikan cinta bergema.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>yang terbelakang dari angkatan<br>meski sesungguhnya mampu berkata kebesaran dari angkatan<br>menundukkan kehormatan dalam perputaran zaman<\/p>\n\n\n\n<p>Apa katamu?<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Kerendahan-hatian adalah nafas kehormatan<br>memangku tugas mulia sebagai ciptaan<br>bersumpah setya pada janji Junjungan,<br>meski raga ditikam nafsu-nafsu zaman<br>yang tak kebanyakan orang mampu bertahan.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Yang sampah adalah jiwa terjunjung Junjungan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>170403<\/em><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gendhotwukir Yang terbuang dari kawananabergerak menjilati sisa atasanatasan adalah kesombongan yang tak ada dilawan yang tertindas oleh keangkuhanterjejal teror sosial, ekonomi bahkan keamananyang terpinggirkan rentan makan lalu apa katamu? &#8220;Kehinaan adalah jalanku. Memangku panji Ratu..Hangar-bingar tiada sajak syahdu yang lantas mendagu menahu.Siapakah dirimu? DEBU.Karena hanya debu yang terbang terburu karena malu.Berhadapan dengan hina, laju memburu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[717,411],"class_list":["post-4023","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-puisi","tag-717","tag-gendhotwukir"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4023","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4023"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4023\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4024,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4023\/revisions\/4024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4023"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4023"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4023"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}