{"id":4320,"date":"2007-07-18T06:40:00","date_gmt":"2007-07-18T06:40:00","guid":{"rendered":"http:\/\/ceritanet.com\/?p=4320"},"modified":"2020-07-04T06:41:23","modified_gmt":"2020-07-04T06:41:23","slug":"duri-dan-padi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/ceritanet.com\/?p=4320","title":{"rendered":"Duri dan Padi"},"content":{"rendered":"\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><strong>Presiden Hayat<\/strong><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p>\u201cHappy birthday bro, you will need viagra soon! he..he.he, \u201c ucapan selamat yang sedikit berbeda menyeruak diantara kerumunan kata-kata \u201cselamat ulang tahun, semoga panjang umur.\u201c Canda, tawa, senyum, juga sedang berdesak-desakan di <em>meja<\/em> yang sudah di<em>reserved<\/em> untukku.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahun-tahun belakangan ini ulang tahunku memang di rayakan dengan makan-makan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tiba-tiba, kejengkelan menerobos masuk. Kulihat ada sisa nasi yang lumayan banyak di piring temanku.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>&nbsp;\u201cSedapat mungkin, habiskan makanan yang sudah kamu pesan,\u201c aku menasehati lawan makan malamku.<\/p>\n\n\n\n<p>Dia sedikit terperanjat dan tersenyum aneh. Nyengir, mungkin kata yang lebih tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBanyak orang yang susah cari makan! \u201c kataku.&nbsp;<br>\u201cMmm\u2026maaf&#8230;kenyang&#8230;\u201c<br>\u201cMubazir khan jadinya. Coba bayangkan jika separuh saja dari 200 juta penduduk Indonesia setiap kali makan menyisakan 10 butir nasi.&nbsp; Kalau sehari 3 kali makan, berarti ada 3 milyar butir nasi akan jatuh ke tempat sampah setiap hari. \u201c<br>\u201cE..ee.\u201c<\/p>\n\n\n\n<p>Kelihatannya dia tak menduga aku akan bilang seperti itu. Belum sempat dia menyahut dan membela diri, aku sudah <em>nyolot<\/em> lagi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cEit, haruskah segalanya kita perdebatkan?\u201c<br>\u201cE..ee\u201c<br>\u201cBerbuat sesuatu yang mubazir bisa kita kurangi. Siapapun bisa melakukannya. Bukan sesuatu yang sulit menghindari membuang-buang makanan, tidak perlu kursus juga untuk bisa membuang sampah pada tempatnya. Banyak yang kita bisa perbuat untuk kebaikan, mematuhi rambu lalu lintas meskipun sedang tidak ada polisi, Tidak merokok sembarangan, tidak boros dan selalu bijaksana menggunakan listrik dan air, tepat waktu jika berjanji, tertib mengantri, menyingkirkan duri atau batu dijalan dan sebagainya, dan seterusnya. Tidak sulit kan?\u201c<br>\u201cE..eh\u201c<br>\u201cAku tahu, mungkin itu kasta terendah dalam derajat keimanan, tapi melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk, biasanya akan menuai hasil yang buruk pula. Mungkin ganjarannya tidak pada saat itu, tapi haruskah kita berharap memanen padi, jika kita menanam duri? Sikap sembrono dalam berlalu lintas bisa merubah kita jadi malaikat pencabut nyawa pengendara yang lain. Satu kebiasaan buruk seorang polisi yang mau menerima \u201cuang damai\u201d akan memicu orang lebih suka melanggar daripada mengikuti aturan.&#8221;<\/p>\n\n\n\n<p>Sedetik aku terdiam. &#8216;Kok sampai ke polisi,&#8217; pikirku, tapi aku tak terhentikan lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>&#8220;Wibawa polisi, bahkan hukum bisa runtuh-luluh-lantak dan hukum tidak lagi dipercayai. Seratus polisi yang semuanya berwibawa lebih efektif menegakkan aturan daripada sejuta polisi yang gampang disuap. Satu puntung rokok yang dibuang sembarangan bisa membakar seluruh hutan, boros listrik pangkal <em>oglangan<\/em>, boros duit pangkal kere, disiplin dan kerja keras harus dilatih, pasti kita sudah tahu semuanya, tapi begitu sering kita mengabaikannya, malah, begitu sering kita balik membenci jika dinasehati, menolak dan tidak suka digurui, mass\u2026 \u201c<br>\u201cE..eh \u201c<br>\u201cMasa depan seseorang, suatu keluarga, suatu bangsa, biasanya ditentukan oleh kebiasaan-kebiasanya hari ini. Menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruk dan mulai melakukan kebiasaan-kebiasaan yang baik, adalah tabungan dan investasi yang berharga. Pastilah tidak mudah mengubah suatu kebiasaan buruk yang sudah kita lakukan puluhan tahun, tapi semuanya bisa kita lakukan kalau kita mau. Kita berpotensi menjadi bangsa yang besar kalau kita cuci otak kita, kita ubah paradigma berpikir kita, kita ubah kebiasaan-kebiasaan buruk kita, kita ..\u201d bakat bawelku seperti mendapat jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dan aku belum melihat ujung jalan itu.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cMaaf banget, aku sudah nggak tahan lagi, aku mau ke toilet dulu\u201c katanya sambil buru-buru pergi.<\/p>\n\n\n\n<p>Aku terdiam, rasa bersalah muncul. Pidato klise dan nasehat usangku pastilah merusak suasana malam ini. Aku yakin telah bereaksi berlebihan dan akan minta maaf begitu dia kembali dari toilet.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi aku akan tetap saja mengurangi dan menghilangkan kebiasaan burukku yang suka jadi penjilat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Presiden Hayat \u201cHappy birthday bro, you will need viagra soon! he..he.he, \u201c ucapan selamat yang sedikit berbeda menyeruak diantara kerumunan kata-kata \u201cselamat ulang tahun, semoga panjang umur.\u201c Canda, tawa, senyum, juga sedang berdesak-desakan di meja yang sudah direserved untukku. Tahun-tahun belakangan ini ulang tahunku memang di rayakan dengan makan-makan. Tiba-tiba, kejengkelan menerobos masuk. Kulihat ada [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[774,176],"class_list":["post-4320","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-memoar","tag-774","tag-presiden-hayat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4320","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=4320"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4320\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4321,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/4320\/revisions\/4321"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=4320"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=4320"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/ceritanet.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=4320"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}