Surat Kepada HB Jassin 4

Surat Kepada HB Jassin 4Chairil Anwar (Kartu pos 10 Maret 1944)d/a R.M. DjojosepoetroParon Jassin,Begini keadaan jiwaku sekarang, untuk menulis sajak keperwiraan seperti ‘Diponegoro’ tidak lagi. Menurut oom-ku sajak itupun tidak baik!Lagipula dengan kritik yang agak tajam sedikit, hanya beberapa sajak saja yang bisa melewati timbangan.Tapi tahu kau, apa yang kuketemui dalam meneropong jiwa sendiri? Bahwa […]

MORE
Sudah Pura-pura, Terlambat Lagi

Walau SMA-ku dulu namanya Sekolah Kristen Nasrani, keadaannya tak banyak beda dengan SMA pada umumnya. Jelaslah ada satu dua sekolah di Medan di liga utama: yang banyak lulusannya yang masuk universitas negeri dan muridnya juga alim-alim. Sedang sekolahku, ya samalah dengan banyak SMA lain di Indonesia: yang masuk universitas negeri bisa dihitung jari dan kelakuan […]

MORE
Penulis edisi 288

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua MULO ke […]

MORE