Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 10 – Bramantyo Prijosusilo

Lima, Rindu PertamaDingin salah musim yang mengejutkan Jagger kemarin, sama sekali telah digantikan sinar matahari hangat. Cukup hangat untuk berpakaian baju kaus saja, seperti di daerah tropis. Namun tetap saja, ketika usia mandi pagi, Jagger mengenakan lagi jaket biker-nya. Elaine sering kesal tapi sudah dapat mentoleransi pemandangan itu. Musim panas membuat penduduk London ceria, dan […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 9 – Bramantyo Prijosusilo

Setelah makan malam makanan tradisional Inggris, fish ‘n chips ‘n mushy peas, Keith meracik selinting hashish lagi, menghabiskannya dengan Jagger di jendela, lalu berpamitan karena dia harus bekerja pagi-pagi esok harinya. Sanca kecil, girang saja rasa hatinya, dan ingin bercanda terus, tak mau tidur. Elaine dan Keith juga masih merasakan pengaruh dari terbang melintas begitu […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 8 – Bramantyo Prijosusilo

Radiator pemanas udara yang menempel di dinding merupakan barang aneh bagi Jagger. Juga lantai kayu beech yang terang madu warnanya. Udara di dalam flat itu beraroma lain, bukan tak nyaman, namun asing bagi penciuman Jagger. Kamar mandi dengan bath-tub dan shower berada di dekat pintu masuk, yang bergandengan dengan pintu masuk ke satu-satunya kamar tidur […]

Dokter Zhivago 27 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)

Disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960 dengan penulisan ejaan baru. Menjelang musim semi 1906, sebelum Lara mencapai kelas tertinggi di sekolahnya, hubungannya yang enam bulan dengan Komarovsky telah memburunya sampai ke ujung batas tenaganya. Dia pandai menggunakan kesulitannya dan bila dianggapnya perlu, ia ingatkan dia pada kehormatannya yang ternoda itu, dengan cara seolah tak ada […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 4 – Bramantyo Prijosusilo

Di ruang penjemputan, Keith, adik dan sudara kandung Elaine satu-satunya, pertama-tama melihat dan mengenali Jagger, bukan karena sudah pernah bertemu, namun karena diceritakan Elaine bahwa Jagger selalu berpakaian a’la pengendara motor besar. Agak kaku juga awal perkenalan Jagger dengan Keith. Keith menjabat tangan Jagger dengan genggaman erat sekali, namun tangan Jagger tak siap, dan hampir […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 3 – Bramantyo Prijosusilo

Tiga, Mendarat di Heathrow Roda pesawat menghantam landasan, membal sedikit, lalu terasa segala daya mesin-mesin Boeing raksasa bekerja menahan laju. Beberapa detik kemudian, jelaslah sudah bagi semua penumpang; pendaratan selamat. Terasa kelegaan menghalau ketegangan yang menggumpal di seluruh kabin pesawat selama pendaratan. Terdengar beberapa orang melepas sabuk pengaman, meski lampu pertanda belum membolehkan. Elaine, melepaskan […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 2 – Bramantyo Prijosusilo

Dua, Hari Pertama Lebih duapuluh tahun kemudian, Jagger Jogja, telah dewasa. Wajahnya tetap mirip Bagong, dengan rahang yang kuat dan bibir berlebih. Bentuk tubuhnya tak tambun, melainkan kurus. Nama Jagger tetap melekat padanya, bahkan dikukuhkan dengan selamatan dan akte dari Catatan Sipil. Kini, Jagger Melayu, bersama Elaine, ibunda anak Jagger yang bernama Sanca, sedang berada […]

Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 1 – Bramantyo Prijosusilo

Satu, Pada Awalnya Di Indonesia dahulu, menjelang akhir rejim yang dinamakan Orde Lama oleh musuhnya, musik dunia yang direproduksi lewat piringan hitam dan radio, menembus batin satu golongan pada satu generasi muda. Histeria massa muda itu terjadi sedunia, dan gelombang gairah muda yang merasa memperoleh panutan tersebut, dilawan Presiden Sukarno yang tua, dengan melarang musik […]