-sebuah Tradisi Semah Rantau Puisi, Edisi 403 Juni 2026 kerbau...
Read More-sebuah Tradisi Semah Rantau Puisi, Edisi 403 Juni 2026 kerbau...
Read More– asrina novianti Puisi, edisi 401 April 2026 1.bukankah aku...
Read MorePuisi, edisi 401 April 2026 di sini, yang terjadisetelah kebanjiran,presiden...
Read MorePuisi, edisi 399 Februari 2026 jalan ini seolah tak berujung,tak...
Read MorePuisi, edisi 398 Januari 2026 Akhirnya saya menangis bersama ibu...
Read MorePuisi, edisi 398 Januari 2026 laut tidak biru malam ini....
Read MorePuisi, edisi 397 Desember 2025 Pernah kugantung harapanseperti mekar randudi...
Read MorePuisi, edisi 397 Desember 2025 yang tersisa di sini mungkinbagaimana...
Read MorePuisi, edisi 396 November 2025 Ia diam,seperti logam putihyang pernah...
Read MorePuisi, edisi 395 Oktober 2025 Aku temukan sepotong namaterselip di...
Read MorePuisi, edisi 392 Juli 2025 bapak, di kehidupan malam selasa...
Read MorePuisi, edisi 392 Juli 2025 Ada tanggadi dalam pikiranku,menurun ke...
Read MorePuisi, edisi 391 Juni 2025 benarkah jalan kitamengitari garis kurva?...
Read MorePuisi, edisi 390 Mei 2025 Kota ini seluruhnya sudah menjadi...
Read More; buat amir biki Puisi, edisi 388 Maret 2025 semacam...
Read MorePuisi, edisi 387 Februari 2025 Palembang basah. London dingin. Aku...
Read MorePuisi, edisi 384 November 2024 pulau-pulau disepah kabut, hanya angin...
Read MorePuisi, edisi 384 November 2024 Kita tumbuh dalam birokrasi yang...
Read MorePuisi, edisi 383 Oktober 2024 aku akan mengenangmu, alenasebelum senja...
Read MorePuisi, edisi 382 September 2024 pada secarik kertas yang terbuat...
Read MorePuisi, edisi 380 Juli 2024 hanya sebagian,bagian hujan yang kautanamtelah...
Read MorePuisi, edisi 379 Juni 2024 Pukul 05.00. Alarm menggergaji telinga....
Read MorePuisi, edisi 379 Juni 2024 marlena, di sini,di laut yang...
Read MorePuisi, edisi 378 Mei 2024 /1/ lelahkah kau setelah mencatatkan...
Read MorePuisi, edisi 376 Maret 2024 seorang dermawan yang mendatangi markas...
Read MorePuisi, edisi 376 Maret 2024 ketika tanah retak,perigi padam,sungai kerontang,masih...
Read MorePuisi, edisi 375 Februari 2024 Tirai kabut menutup cakrawala, cahaya...
Read MorePuisi, edisi 375 Februari 2024 di antara kelindan angin sisa...
Read MorePuisi, edisi 374 Januari 2024 1Kota ditinggal waktu dan gagal...
Read MorePuisi, edisi 373 Desember 2023 hanya sebagian perjalanansaat engkau diammeminang...
Read MorePuisi, edisi 372 November 2023 Ketika aku merindukanmu kuputar lagi lagu-lagu...
Read MorePuisi, edisi 371 Oktober 2023 guru, di api mana aku...
Read MorePuisi, edisi 370 September 2023 — dabat ard tengkuk yang...
Read MorePuisi, edisi 370 September 2023 Entah dari mana mula kisah...
Read MorePuisi, edisi 369 Agustus 2023 Perempuan itu muncul di ambang...
Read MorePuisi, edisi 368 Juli 2023 ini dermaga yang asing. bukan...
Read MorePuisi, edisi 367 Juni 2023 Kata hati terbuka di balik...
Read MorePuisi, edisi 367 Juni 2023 ini bukan ladang pembantaian. bukan...
Read MorePuisi, edisi 366 Mei 2023 Terlampau melarat pada cahaya membuatnya...
Read MorePuisi, edisi 365 April 2023 tresnaku, tresnaku, mengapa kau tinggalkan...
Read MorePuisi, edisi 364 Maret 2023 kenanglah sepetak tumpangan ladang milik...
Read MorePuisi, edisi 363 Februari 2023 Mata lampu jalanansudah dirampas kantuk,lalu...
Read MorePuisi, edisi 362 Januari 2023 melambungmelambunglah marinaterbalut iklim burukpelupa takdir...
Read MorePuisi, edisi 360 November 2022 Aku pejalan kakiYang memungut huruf-hurufDari...
Read MorePuisi, edisi 360 November 2022 Aku persiapkan, katamu suatu kali,...
Read MoreYang membacakulewat kicau burung yangmenuliskan suaranyapada sajak inihanyalah Ibuyang seribu...
Read Morekubiarkan dahaga ini menampung seluruh binatangyang menyebar di segenap pembuluh...
Read Moreselepas pagi, ia menjelma jadi puisi yang paling perih. yang...
Read MoreSemenjak musim kemaraudaun-daun di pukul anginada yang tiada dari ada...
Read More:kupukupu malam menerkanerkadi pucuk panah sebelah mana kau karamkan biduk...
Read More(Sebuah lagu lamaKetika penguasa menyamakan kritik dengan tantangan berkelahi….) Sore ini, Selasa,...
Read MoreSudah dibilang,Jangan keras, membatuMenerjang pusaran kuasakuAkan ada arus pasti melibasmu...
Read MoreKaukah, senja yang bertandang di sepertiga malam? Mengetuk pintu di...
Read Moreakulah sang durjana itu!tudinglah aku dengan segala nista dan kutuk...
Read MoreMalam mengakar dan menancap pada lingkar matakuHilang binar, mungkin ada...
Read More: kepada PW, DT, TP Di KarawaciPada tahun-tahun yang lampauKita...
Read Moresetengah malam menyerahkan padaku mimpi paling kelamsebelum bintang-bintang gugur memandangiku...
Read Moremimpi kita, dikdalam rajutan kisahtak akan pernah usaisebab kasih wafadalam...
Read Moresuatu malam lelaki itu menanamku di tempat tidurnyadengan hati-hati agar...
Read MoreTidak ada lagi drakulaYang ada cuma darah kuliMenggenangi tanahTumbal harakiri***...
Read Moredi cermin masa lalukutemukan kisah bocah, menjajakkan nasibnyajejalanan yang ditempuhi...
Read MoreBerr .. berrr, desemberBanjir mulai mengepungDi bangku panjang, Wak Lihun...
Read More/*/berdiamlah dalam sarang warna dan irama garis ini, perempuankuberdiamlah dalam...
Read MoreDi bundaran ini, tak banyak yang dapat kauperbuatselain mematung.Menyesap getah...
Read Moredalam diriku yang lainbermukim setangkai bunga merah dengan tiga helai daunjuga duri-duri yang...
Read Moreakhirnya kutemukan kataterpenggal dari tidurnya kalimatmengalir dari kegelisahan waktuantara wujud...
Read MoreMunir Said Thalib: Lahir di Batu 8 Desember 1965 –...
Read MoreNirfana adalah wilayah tak kasatDengan kerja-kerja baka belaka.*** : Yang...
Read Moreaku ingin bangun pagi hari, melihat lampu kota putih memecahkan...
Read MoreMuara adalah pintu—mulut kecil yang selalu terbuka bersuara kepada lautdunia bagi...
Read More6malam ini:tak ada yang lebih senyap dari hatiku. tak ada...
Read Moremungkin benar,minyak di tubuhmu telah dikremasi oleh ruh malam dan kepentingan...
Read Moreselusin sajak Zenmenggumpal di garis Golden Gatedi lengkung hari terbenam...
Read MoreSeekor burung putih,memanggil dari arah teluk tempat aku dikutukmemanggul lekuk...
Read MoreHari sudah soresiap menemui ajaldepan regu tembakia membalas suratseorang gadis...
Read Moreburung kecil itu berkabartentang tempatyang akan kau tuju hari ini.kuambil...
Read MoreSebuah meja makan, sebuah peta benuadihidangkanmenghidupkan makan malam Kita berlayar...
Read Morekau tahu akan sulit dan rumitsekadar sembunyi dari alamat sunyisetiap...
Read MoreNdah*, Menjelang isya, masih kudengar suaramu di meja makan membaca...
Read MoreSeorang mempunyai 100 domba,Seekor hilang, lalu ia pergi mencari,Turun gunung,...
Read Morekumasukkan tiga butir benihke rongga tanahyang hitam bersih di hari...
Read MoreMantranya ombakzikirnya sungaibahana hutandera samudra lagu malamku kinidi pangkuan semestaalam...
Read MoreRibuan hari lalu, kau diam-diam mengirim sekuntum puisi ke saku...
Read Morekau tak akan pergihidupmu akan abadipada larik-larik puisi ini. tak...
Read Moreseharisebelum purnamakudekap ia di bukit pasirpantai selatan tiba di lorong...
Read MoreMunir namanya,berkumis berperawakann kecilbernyali bak panglimasuara lantang terdengarmenentang ketidakadilanmenantang para...
Read MoreDi bibirku garam dan pasir samudraakupun menyanyiterbang Garudadi udara Jawa...
Read MoreSitor Situmorang Salamku pada negeri tercinta,Salam pada gunung-gunungnya,Salam pada lembah...
Read MoreSeorang kaya mempunyai dua putra,Dua remaja berlainan perangai,Si Bapak sama-sama...
Read MoreSitor Situmorang dari pintu cottage masukkicau burung ladanghari hangat cerahdanau...
Read MoreDi pernikahan esok hari, aku bersyukur kau mendapat pasangan sehidup...
Read More“Apa yang lebih menggertak dari sayu rindu seorang telapak kaki...
Read MoreDengan dua puluh mimpi semalamBujangan sendal pergi menggendong penasaran jodoh,...
Read MoreTerbalut selimut pengantinkita, perlukan dan nafsubagian dari margasanggama di pangkuannya...
Read Moreair terjunkesan luar skalaakuarel gejolak-bumiterhimpit mastodon dataranmenggelegarsepi hutanbeku di cakrawalawaktu...
Read MoreSeratus pelangi di udaratebing terjal hutan pegunungandi bias air terjunmengorak...
Read Morebiang dari riam tak terkiramemantulkan puluhan bianglaladi matahari sore Siguraguramengingatkan...
Read More