Puisi, edisi 365 April 2023

tresnaku, tresnaku, mengapa kau tinggalkan aku?

Lelaki itu menangis di bawah pohon kuldi
dan engkau, guru, masih saja mematung
bahagia melihat mereka yang terlunta

di halaman kitabmu, engkau menulis
: surga itu tercipta bukan sebab cinta namun karena derita!

Surah Cinta (6)

aku meminta padamu, guru, sebatang pohon cinta yang abadi
namun engkau memberiku sebatang kaktus kematian

Surah Cinta (7)

Aku ingat janjimu, guru:

“jika engkau mulai menghayat cinta, kematian akan menjemputmu
sebab cinta kekal dalam peluk mati, bukan didekap hidup yang sekedar fana!”

Surah Cinta (8)

maut jangan kau kirimkan ke bilikku, guru,
sebelum tresna membukakan pintunya!

Surah Cinta (9)

Guru, apakah kematian selalu tiba dengan membawa tresna yang kekal?
jika maut datang dengan rahasia kekekalan tresna maka aku akan bersolek
menyambutnya dengan segenap kidung yang pernah kau ajarkan!
***

Tjahjono Widarmanto, penyair yang tinggal di Ngawi. Buku puisinya yang telah terbit di antaranya
Percakapan Tan dan Riwayat Kuldi Para Pemuja Sajak (2016), Perbincangan Terakhir dengan Tuan Guru (2018) dan Bersepeda dari Barat ke Utara sampai Tulang Rusukku Tumbuh Bulu (2021).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *