sehari
sebelum purnama
kudekap ia di bukit pasir
pantai selatan

tiba di lorong merapi
pandangnya tercurah
jadi lahar dingin
kali krasak

nirwana keseharianku
desa-desa batun
petani-petani salam

di atas sawah ladang
selatan jalan ambarawa
tergantung langit
di sela-sela gunung

moksa menghimbau
di keramaian pasar borobudur
biksu berjubah kuning
di antara alat-alat besar
pemugaran candi

di bayang stupa teratas
terlindung topi pandan
kutatap turis lalu-lalang
biksuku hilang…
***

Sitor Situmorang, penyair kelahiran Samosir, Tapanuli, dan bekerja sebagai wartawan di Medan. Pernah ditahan Belanda di Wirogunan sebelum bekerja di KBRI Paris dan pernah menjadi anggota MPRS sebagai wakil seniman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *