di cermin masa lalu
kutemukan kisah bocah, menjajakkan nasibnya
jejalanan yang ditempuhi adalah lintasan bagi
doa-doa, yang tersimpan rapi di dalam kepala
ketika pagi mengelupas
angin menghantarkan gigil menyisir sekujur
di antara getar penderitaan itu, ia meneriaki harapan
barangkali ada yang menjulurkan tangan
untuk kesekian kalinya
takdir beranjak dari puncak kemiskinan
dan ibu yang diam di rumah; membaca diri sendiri
tak menyuling keruh air matanya lagi
tapi waktu selalu memperkenalkan hidup yang batu
musim-musim bagai laju kereta; melindas, dan memutus
napas pencariannya, sebab orangorang lebih menuhankan
teknologi, sebagai perantara dalam mendulang rezeki
tak lagi menjamah bau jalanan
pendapatan melerai amuk kelaparan
di hadapan masa depan
yang membagi gelisah
nasib-nasib pun berceceran di media
suara bocah tenggelam di lubang sejarah
***
Kuala Dua, 2021
Perjamuan Malam
Sebetulnya berlembar kisah yang ingin kuterbitkan
sebelum bulan berkaca di bening matamu
namun langit keunguan seperti memberi salam kepulangan
: berjalan pelan menuju malam
kusandarkan penat di batu karang
sambil menghitung guguran waktu
kusaksikan camar dan lelaki yang usai
meramu nasib pulang ke muasal rindu
Kali ini kutampung saja kata kata
di antara ombak kesabaran
barangkali esok hari, dapat kujelajahi parasmu
untuk meniupkan ruh kenanganku
Lalu di bawah langit yang cerlang
tubuhmu menggelar nyala
tapi kesepian rebah di bahuku
hanya api unggun hangat merengkuh tubuh
Meski tak dapat kupungkiri
bintang bintang menyergap mata
kata kata berloncatan dari persembunyiannya :kepala
berjelempah di catatan sajakku
memenuhi jalan ingatanku
***
Kuala Dua, 2021
Sholikin, lahir 23 Juni di Kubu Raya, Kalimantan Barat. Puisi-puisinya pernah dimuat di pelbagai media daring dan cetak seperti: Radar Cirebon, Radar Madiun, Pontianak Post, Majalah PuisiPedia, Ma’arif NU Jateng, BorobudurWriters.id, bicaranews, metafor.id dll. Antologi Bersama. “Khatulistiwa” (DNP11). “Bung Hatta” ( U.Islam Labuhanbatu) “Kopi” (Seni Sastra Budaya Sumba) Dll. Sekarang aktif di Kelas Puisi Bekasi (KPB) dan Kelas Menulis Daring (KMD).