Penulis Edisi 187

Bambang Saswanda Harahap, mahasiswa Fakultas Sastra USU, Medan. Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur asam Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis Tahun 1995 hingga sekarang. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar.

Seksinya Saham

Presiden Hayat “Betapa tidak adilnya?” kataku dalam hati. Belum genap sehari, nilai saham yang kubeli sudah naik 5 perak/saham. Kalau sebagian sahamku, katakanlah, aku jual 59 lot saja, aku sudah untung sekitar 100 ribu perak. Berapa jam tukang ojek harus bekerja untuk mendapatkan duit 100 ribu perak? Berapa jam seorang pelayan toko harus tersenyum, berdiri […]

Penulis Edisi 184

Aminatul Faizah. tinggal di Gresik. Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur asam. Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar.

Jiancukkk!

Presiden Hayat Tergopoh-gopoh aku menuju meja check in. Alamak! Kampret! Antriannya panjang banget; sepanjang jalan Daan Mogot. Abracadabra, libur lebaran menyulap bandar jadi pasar malam Beruntung antrian hanya di deretan kasta ekonomi. Sedangkan yang tercetak di tiketku adalah kelas C alias kelas bisnis, jadi ya lenggang-lenggang kangkung dimasak tumis, bebas hambatan dan dilayani dengan senyum […]

Penulis Edisi 182

Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur asam. Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar.

Rumah, rumah, janjimu, janjimu

Presiden Hayatwww.presiden-hayat.blogspot.com “Sudah lama menjadi pemakan mie instan, nabung bertahun-tahun tapi rumah sederhanapun belum terbeli jua!”   gerundelan temanku nyaris tak terdengar bak kalah bersaing dengan jeritan orgasme minyak goreng dalam wajan super panas ketika bawang merah kumasukkan dan bulir-bulir air yang masih membasahi bawang sehabis dicuci memang menambah kencang dan heboh teriakannya, seperti rentetan bunyi […]

Penulis Edisi 178

Ganjar Sudibyo Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur asam. Dewi Penyair, bukan dari keluarga penyair dan bukan mau menjadi seorang penyair tapi tulisannya -akunya- adalah perasaaan jiwa yang mengimbangi kesetaraan pikiran. Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar.

Penulis Edisi 175

Gendhotwukir, lahir di Magelang, 7 Januari 1978, bergiat di Komunitas Merapi. Sajak dan tulisannya tersiar di sejumlah media Indonesia dan di luar negeri; Hongkong, Belanda, dan Jerman. Pernah mengenyam pendidikan di Philosophisch-Theologische Hochschule Sankt Augustin, Jerman. Pendiri Rumah Baca Komuntas Merapi untuk masyarakat petani di Lereng Gunung Merapi.   Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur […]

Hujanku Rinduku

Presiden Hayat Jakarta, di suatu malam di Bulan Januari; pembicaraan hangat, aroma harum coffe latte dan wajah-wajah sumringah menjebakku tak beranjak dari kedai kopi ini. Tapi kadang-kadang rasa nyaman justru memukul otakku sampai menjadi idiot. Juga menipiskan empati, altruis, dan kepedulian terhadap orang-orang miskin dan tak berdaya. Beberapa jam lagi hari Minggu menggantikan hari Sabtu. […]

Penulis 170

Presiden Hayat, penikmat seni dan sayur asam. Multama Nazri HSB, Lahir di Sibuhuan, Sumatera Utara, menikah dan bekerja sebagai wiraswasta di Medan Imron Supriyadi, tamatan Fakultas Usuhuluddin Jurusan Dakwah, IAIN Raden Fatah Palembang dan menjadi jurnalis Tahun 1995 hingga sekarang. Karya-karyanya dimuat di sejumlah surat kabar. ___________________