Penulis Edisi 276
Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]
Malam di Pegunungan
Aku berpikr: Bulan inikah yang membikin dingin,Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!*1947
Pemberian Tahu
Bukan maksudku mau berbagi nasib,nasib adalah kesunyian masing-masingKupilih kau dari yang banyak, tapisebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaringAku pernah ingin benar padamu,Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali*1946
Penulis Edisi 275
Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua MULO ke Jakarta, tempat ia […]
Sajak Putih
Chairil Anwar Bersandar pada tari warna pelangiKau depanku bertudung sutra saljuDi hitam matamu kembang mawar dan melatiHarum rambutmu mengalun bergelut senda Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tibaMeriak muka air kolam jiwaDan dalam dadaku memerdu laguMenarik menari seluruh aku Hidup dari hidupku, pintu terbukaSelama matamu bagiku menengadahSelama kau darah mengalir dari lukaAntara kita Mati datang tidak […]
Sajak Putih
buat tunanganku Mirat Bersandar pada tari warna pelangiKau depanku bertudung sutra saljuDi hitam matamu kembang mawar dan melatiHarum rambutmu mengalun bergelut senda Sepi menyanyi, malam dalam mendoa tibaMeriak muka air kolam jiwaDan dalam dadaku memerdu laguMenarik menari seluruh aku Hidup dari hidupku, pintu terbukaSelama matamu bagiku menengadahSelama kau darah mengalir dari lukaAntara kita Mati datang […]
Dari Dia
Buat KChairil Anwar Jangan salahkan aku, kau kudekapbukan karena setia, lalu pergi gemerincing ketawa!Sebab perempuan susah mengatasiketerharuan penghidupan yang ‘kan dibawakan padanya… Sebut namaku! Ku datang kembali ke kamarYang kautandai lampu merah kaktus di jendelaTidak tahu buat berapa lama, tapi pasti di senja samarRambutku ikal menyinar, kau senapsu dulu kuhela Sementara biarkan ‘ku hidup yang […]
Kepada Kawan
Sebelum Ajal mendekat dan mengkhianat,mencengkram dari belakang ‘tika kita tidak melihat,selama masih menggelombang dalam dada darah serta rasa belum bertugas kecewa dan gentar belum ada,tidak lupa tiba-tiba bisa malam membenam,layar merah terkibar hilang dalam kelam.kawan, mari kita putuskan kini di siniAjal yang menarik kita, juga mencekik diri sendiri! JadiIsi gelas sepenuhnya lantas kosongkan,Tembus jelajah dunia ini […]
Penulis Edisi 274
Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]
Situasi
………………………………………………………………………………Tidak perempuan! yang hidup dalam dirimasih lincah mengelak dari pelukanmu gemasgelap,bersikeras mencari kehijauan laut lain,dan berada lagi di kapal dulu bertemu,berlepas kemudi pada angin,mata terpikat pada bintang yang menanti.Sesuatu yang mengepak kembali menandungkanTai Po dan rahsia Laut AmbonBegitulah perempuan! Hanya suatu garis kaburbisa dituliskandengan pelarian kebuntuan senyuman***Cirebon 1946