Dokter Zhivago
Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) “Zhivago,” ulang Strelnikov, waktu mereka dudui di kamarnya.“Zhivago…Pedagang agaknya. Atau bangsawan…O, bukan, dokter dari Moskow…Bepergian ke Varykino. Mengapa kamu tinggalkan Moskow untuk dusun terpencil ini?”“Demikianlah maksudnya. Mencari yang tenang, terpencil dan tak dikenal, untuk mengaso.”“Wah romantis benar! Varykino! Saya kenal kebanyakan dusun di sini. […]
Tentang Penulis Edisi 117
Gendhotwukir, lahir di Muntilan,Jawa Tengah, Mahasiswa Filsafat St. Augustin Jerman, penulis lepas, tinggal di Jerman. Farah Rachmat, bekerja sebagai penterjemah dan kini sedang di Nabire, Papua.
Dagelan Altar
Dalam sajak aku meremangTolol rasanya mengoceh tetek bengek tentang hidup kita,Sementara sejarah peradapan pesat meninggalkan surgaEvolusi menguak misteri kehidupanUmur insan berkejaran di tengah noda kehidupanSang Pencipta tergolek lunglaiBudi menindas ritus-ritus riang berdawai Lantas, Aku lupa siapa Kau sebenarnya ?Diburu Kau bagai anginDidekap kau angan belakaDi Altar kau bagai rajaDi dunia kau adalah dagelan, mementaskan lawak […]
Detik Purnama
Gendhotwukir Benarkah Kau mengerti kembalinya bulan jingga ?Di bawah pengertian malam yang suram tiada cakap riaAku berdiri di atas awan yang goyahDi tengah galaksi yang menawan aku gundahTentu saja, aku menjadi ngeri dengan hampaSeorang diri menantang dewa kematian di tengah telaga Lalu aku terbang ke arah timurMenjemput purnama yang tertatih menerjang megaPurnama, mengapa kau pucat […]
Dokter Lenggogeni
Farah Rachmat “Lenggo,” suaraku melemah, aku tak sanggup melihatnya pergi menjauh dariku. Tubuh jangkung, dengan mata teduh yang selalu bersinar baik. Ah, Lenggo, aku tak sanggup melihat kau menjauh dariku. Aku tak sanggup. Skenario yang pernah terlintas dalam hidupku beberapa tahun lalu melintas dalam benakku, berputar dengan begitu jelas. Lenggogeni, Siapa yang sangka aku bisa […]