Dokter Zhivago 13 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960, dengan penulisan ejaan baru Dua hari kemudian pulanglah Tiverzin, lesu karena kurang tidur, kedinginan sampai ke tulang. Musim yang luar biasa dinginnya pada waktu itu telah mulai semalam sebelumnya, padahal Tiverzin tak bawa pakaian panas. Gimazetdin si juru kunci menjemputnya di pintu gerbang.”Terimakasih, tuan Tiverzin,” gagapnya dalam Bahasa Rusia […]
Tentang Penulis Edisi 13
Liston Siregar, tamat dari Universitas Diponegoro masuk Tempo sampai dibredel dan sekarang bekerja di BBC Siaran Indonesia. Lenah Susianty setelah tamat dari Unviersitas Krisnten Indonesia sempat bekerja di The Jakarta Post dan masuk ke BBC Siaran Indonesia sampai Tahun 1999. Masih tinggal di London bersama putranya, dan baru saja pulang dari Indonesia mengenalkan putranya dengan Sukabumi. Sanie B. Kuncoro, dulu sering […]
Djakarta, OK, OK Saja – Lenah Susianty
Djakarta. Ouupps, majalah baru (newish/kebaru-baruan) macam apa pula ini? Namanya tidak mencerminkan kebaruan ; D-j-a-k-a-r-t-a. Jakarta, ibukota Republik Indonesia, dalam bentuk majalah sengaja dieja dengan ejaan lama (orde lama, masa Soekarno). Entah maksudnya untuk menggoda Ibu Wakil Presiden Megawati (barangkali?) atau sekedar ungkapan kegenitan, seperti para remaja yang walau lahir sesudah EYD (Ejaan yang Disempurnakan) […]
Pelajaran Hugo Chavez – Liston P Siregar
Situasinya tipikal negara pra-demokrasi yang sebenarnya kaya, atau antara lain seperti Indonesia di jaman Orde Baru. Semua pengusaha yang berhasil pasti berbau KKN, tukang suap, dan pembungkam pekerja, lantas semua pejabat negara di segala tingkatan maupun politisi dari semua partai pasti korup. Ketidak-percayaan berlaku timbal balik. Kelas menengah selalu dalam keadaan ketakutan menghadapi ancaman masyarakat […]
Toko Kanan Yang Aman – Sanie B Kuncoro
Seorang anak, yang tumbuh normal dalam sosialisasi masyarakat Indonesia, hampir pasti dicecoki dengan kaitan langsung antara kebaikan dengan tangan kanan. Kanan adalah patokan paling dasar untuk menilai kewajaran seoran anak dalam berhubungan sosial. Berjabat tangan, menulis, memberikan sesuatu, atau makan. Kita semua –yang berusia sekitar 40-an lebih– mungkin punya kenangan seorang teman di SD yang […]