Dokter Zhivago 15 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960, dengan penulisan ejaan baru Nikolai Nikolayevich menyaksikan demonstrasi bubar dari jendelanya. Ia maklum siapa mereka dan ingin tahu adakah Yura diantara meeka. Tapi agaknya tak ada kawan-kawannya di sana, meskipun ia seolah melihat anak Dudorov itu –ia tak ingat betul namanya– si berandal itu yang belum lama berselang dari […]
Tentang Penulis Edisi 15
A. Dahana, saat ini menjabat Dekan Fakultas Sastra UI, tamat S3 dari East-West Centre, menjadi wartawan dan sempat menjabat Direktur AMINEF sebelum kembali ke dunia wartawan dan akademis. Maria Pakpahan, anak antropologi UGM yang menjadi pegiat perempuan dan mengambil program MA Development Studies ke Institute of Social Studies, Belanda. Mengaktifkan LSM Tjoet Njak Dien dengan perhatian pada […]
Mata Istriku – Pulung Cipto Aji
Ternyata benar apa yang dikatakan yang lain, bahwa kita saling mencintai tanpa perasaan. Telah kehilangan banyak jejak persoalan yang satu-persatu kita sama-sama lupa. Tapi jelas dan gamblang, bahwa aku masih bersamamu dengan penuh kesadaran. Tepatnya seperti dua kaleng Bir Tiger yang tengah kandas ditenggak, dan berbaur dengan Chivas Regal yang masih separoh, plus tiga bungkus […]
Tionghoa Atau Cina, Di Era Reformasi – A. Dahana
Di tengah eforia reformasi dan proses demokratisasi di Indonesia ada satu isu yang tak kalah gencarnya diperjuangkan, yaitu tuntutan sebagian anggota masyarakat etnis Cina untuk menghapuskan penggunaan istilah Cina dan menghidupkan kembali secara resmi istilah Tiongkok untuk Negeri Cina dan Tionghoa untuk mengacu pada bangsa dan keturunan Cina. Tuntutan itu timbul didasarkan pada asumsi bahwa […]
Cedant Arma Togae – Maria Pakpahan
Kalimat Latin ini diartikan secara literal dalam bahasa Inggris ‘Let arms yield to the gown,’ yang singkatnya berarti kekuasaan militer adalah sub-ordinat dari otoritas sipil. Kalimat ini diucapkan oleh Cicero di De Officiis saat menjadi konsul, dan dengan tegas Cicero lewat kalimatnya ini menekankan supremasi sipil atas militer. Togae/toga /jubah melambangkan sipil, dan arma adalah […]