Pesan Pencopet Kepada Pacarnya
W.S. Rendra (1967) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Sitti,kini aku makin ngerti keadaanmutak kan lagi aku membujukmuuntuk nikah padakudan lari dari lelaki yang miaramu (Lelawa terbang berkejaran tandanya hari jadi sore Aku bernyanyi di kamar mandi Tubuhyu yang elok bersih kucuci O, abang kekasihku kutunggu kau di tikungan berbaju renda berkain baru) Nasibmu sudah lumayanDari babu jadi selir kepala jawatanApa lagiNikah padaku merusak […]
Teheran Dalam Stoples 2
Aminatul Faizah Di suatu pagi, ketika ayah ke luar membeli bekal makanan dengan mobil –kami semua masih belum boleh ke luar rumah oleh ayah- dan ibu sedang melaksanakan salat sunnah hajat di ruang baca- aku bersama adik menggambar di kertas putih yang disediakan ibu. Adikku Ghazali hanya memainkan krayon di semua sudut sambil sesekali tersenyum […]
Sketsa Jakarta
Mansur Samin (1966) Djakarta Dalam Puisi Indonesia Orang, ceritai aku tentang Jakartagedung-gedung, monumen dan tugu bertahta megahdi hatiku: alangkah kaya tanah air Indonesia Ini Jakarta tempatku beranak dan berumahberisi mimpi, rahasia dan guha segala dustabagaimana aku di sini harus cari nafkah Di mana saja aku diajak masuk lembagadipanggil rapat, debat, dan hitung biayalalu saling bagi […]
Penulis edisi 237
Aminatul Faizah, lahir di Gresik, 31 desember 1989 dan memegang motto: jadikan apa yang tak sempurna melebihi kesempurnaan itu sendiri karena kesempurnaan sejati yang mutlak milik Tuhan dan di dunia kesempurnaan adalah relatif. Novel pertamanya, Teheran Dalam Stoples diterbitkan oleh Diva Press. W.S. Rendra, (lahir 1935) dianggap sebagai penyair terpenting setelah Chairil Anwar dalam sastra Indonesia. […]