Malam di Pegunungan

Aku berpikr: Bulan inikah yang membikin dingin,Jadi pucat rumah dan kaku pohonan?Sekali ini aku terlalu sangat dapat jawab kepingin:Eh, ada bocah cilik main kejaran dengan bayangan!*1947

Pemberian Tahu

Bukan maksudku mau berbagi nasib,nasib adalah kesunyian masing-masingKupilih kau dari yang banyak, tapisebentar kita sudah dalam sepi lagi terjaringAku pernah ingin benar padamu,Di malam raya, menjadi kanak-kanak kembali*1946

Penulis Edisi 275

Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua MULO ke Jakarta, tempat ia […]

Indonesia dari mata orang Indonesia di seberang

Seorang teman yang baru pulang liburan dari Indonesia selama hampir dua bulan, ketika bertemu kembali di London, berkomentar, “Ternyata nggak menakutkan kok suasananya.” Teman itu -seorang profesional asal Malang di perusahaan global yang berkantor di pinggiran London- sudah tidak pulang tiga tahunan dan, seperti sebagian besar kaum perantau di Abad-21, mengikuti rutin perkembangan di Indonesia […]