Dua Sajak Buat Basuki Resobowo

IAdakah jauh perjalanan ini?Cuma selenggang! – Coba kalau bisa lebih!Lantas bagaimana?Pada daun gugur tanya sendiri,Dan sama lagu melembut jadi melodi! Apa tinggal jadi tanda mata?Lihat pada betina tidak lagi menengadahAtau bayu sayu, bintang menghilang Lagi jalan ini berapa lamaBoleh seabad… aduh sekerdip saja!Perjalanan karna apa?Tanya rumah asal yang bisu!Keturunanku yang beku di situ! Ada yang […]

Sajak Buat Basuki Resobowo

Adakah jauh perjalanan ini?Cuma selenggang! – Coba kalau bisa lebih!Lantas bagaimana?Pada daun gugur tanya sendiri,Dan sama lagu melembut jadi melodi! Apa tinggal jadi tanda mata?Lihat pada betina tidak lagi menengadahAtau bayu sayu, bintang menghilang Lagi jalan ini berapa lamaBoleh seabad… aduh sekerdip saja!Perjalanan karna apa?Tanya rumah asal yang bisu!Keturunanku yang beku di situ! Ada yang […]

Mereka-reka Pemerintahan Jokowi Mendatang, Kesabaran Masyarakat Sipil Masih Perlu

Tidak berlebihan memperkirakan Joko Widodo bakal menang lagi di Pemilihan Presiden 2019. Semua jajak pendapat –CSIS, SMRC, Indikator, Median, Indo Barometer- atau KedaiKOPI-  menemukan dia yang unggul, terlepas dari elektabilitasnya yang cuma sekitar 50%. Sekedar mengukur-ukur sendiripun, bakal makin sulit buat Prabowo untuk mengalahkan Jokowi mengingat koalisi Merah Putih sudah mengecil. Jadi Joko Widodo ‘pasti’ […]

Sorga*

buat Basuki Resobowo Seperti ibu + nenekku jugatambah tujuh keturunan yang laluaku minta pula supaya sampai di sorgayang kata Masyumi + Muhammadiyah bersungai susudan bertabur bidari beribu Tapi ada suara menimbang dalam dirikunekat mencemooh: Bisakah kiranyaberkering dari kuyup laut biru,gamitan dari tiap pelabuhan gimana?Lagi siapa bisa mengatakan pastidi situ memang memang ada bidarisuaranya berat menelan […]

Penulis Edisi 276

Liston P Siregar, editor www.ceritanet.com Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur Debu dan Kerikil Tajam dan Yang Terampas dan Yang Luput (1950). Ia lahir di Medan tapi setelah kelas dua […]