Ina Mia

Terbaring di rangkuman pagi-hari baru jadi-Ina Mia mencarihati impi,Teraba Ina Miakulit harapan belakaIna Miamenarik napas panjangdi tepi jurangnapsuyang sudah lepas terhembusantara daun-daunan megelabukabut cinta lama, cinta hilangTerasa gentar sejenakIna Mia menekan tapak di hijau rumput,Angin ikut-dayang penghabisan yang mengipas-Berpalingkelihatan seorang serdadu mempercepat langkah di    tekongan 1948

MORE
Sudah Dulu Lagi

Sudah dulu lagi terjadi beginiJari tidak bakal teranjak dari petikan bedilJangan tanya mengapa jari cari tempat di siniAku tidak tahu tanggal serta alasan lagiDan jangan tanya siapa akan menyiapkan liang    penghasilanYang akan terima pusaka: kedamaian antara    runtuhan menaraSudah dulu lagi, sudah dulu lagiJari tidak bakal teranjak dari petikan bedil 1948

MORE
Saya Sie Yoe Lien, Dan Ini Bukan Fitnah

Saya lahir di Jakarta di bulan April 1966. Orang tua saya, Sie Hian Liat dan Nyo Tjie Sioe, meminta kakek saya, Sie Hiem Tjiat, untuk memberi nama kepada saya, karena kedua orang tua saya tidak fasih berbahasa Cina. Memberi nama dalam tradisi Cina tidak bisa sembarangan: nama itu harus ada artinya, secara umum dan dalam […]

MORE
Persetujuan Dengan Bung Karno

Ayo! Bung Karno kasi tangan mari kita bikin janjiAku sudah cukup lama dengar bicaramu,     dipanggang atas apimu, digarami oleh lautmu Dari mulai tgl 17 Agustus 1945Aku melangkah ke depan berada rapat di sisimuAku sekarang api aku sekarang laut Bung Karno! Kau dan aku satu zat satu uratDi zatmu di zatku kapal-kapal kita berlayarDi uratmu di uratku […]

MORE
Penulis Edisi 278

Linawati Sidharta atau Yoe Lien, kembali ke Indonesia dari sekolah di Amerika Serikat, dia bekerja sebagai wartawan di Jakarta dan sekarang tinggal di Amsterdam. Chairil Anwar, (1922-1949), pelopor Angkatan 45 yang besar pengaruhnya terhadap perkembangan kesusastraan Indonesia. Sajak-sajaknya baru diterbitkan setelah dia meninggal, yaitu Tiga Menguak Takdir (bersama Rivai Apin dan Asrul Sani), Deru Campur […]

MORE