Dokter Zhivago 28 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
Disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960 dengan penulisan ejaan baru. Lara tinggal tiga tahun pada keluarga Kologrivov, aman seperti dalam benteng. Tak seorangpun mengganggunya, bahkan ibu serta saudaranya yang menjadi asing terhadapnya, menjauhkan diri dari padanya. Kologrivov adalah usahawan gaya baru yang utama, Ia memandang rendah serta membenci kelas yang sedang merosot itu dengan dendam […]
Ulah Global Diaspora: Lain Usamah, Lain Tan Malaka – Aboeprijadi Santoso
Belasan teroris yang menghujat Amerika pada 11 September itu, selain berpendidikan tinggi dan bermotif politik dan ideologis kuat, semuanya adalah perantau. Mereka pernah bermukim lama di negeri orang. Teroris atau bukan, para perantau cenderung membawa misi politik. Seringkali mereka membuat sejarah ketika mereka berkelana, atau berkelana untuk membuat sejarah. Tan Malaka, misalnya, yang diangkat anak […]
Tentang Penulis Edisi 28
Aboeprijadi SantosoWartawan Radio Hilversum Belanda, sekaligus pegiat demokrasi. Mulai jadi wartawan sejak tahun 1982 di Hilversum, kemudian juga di mingguan berita Editor sampai 1994. Masih bermukim di Belanda tapi sejak tidak masuk daftar hitam imigrasi lagi bolak-balik ke Indonesia.B. Herry Priyono, salah seorang pendiri Institu Sosial Jakarta, dan menyelesaikan program PhD dari London School of […]
Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 8 – Bramantyo Prijosusilo
Radiator pemanas udara yang menempel di dinding merupakan barang aneh bagi Jagger. Juga lantai kayu beech yang terang madu warnanya. Udara di dalam flat itu beraroma lain, bukan tak nyaman, namun asing bagi penciuman Jagger. Kamar mandi dengan bath-tub dan shower berada di dekat pintu masuk, yang bergandengan dengan pintu masuk ke satu-satunya kamar tidur […]
St James Park – B. Herry Priyono
di taman ini aku sering melihatmu di antara ribuan willowyang menjulur ke danau mungkin itulah mengapaaku suka pulang ke taman inikarena seperti merasa dahulu kala, sebelum dilahirkan kita sama-sama tinggal di sini bersama danau, itik, dan angsa daun, bunga, dan rahasia jauh sebelum diam terjatuh ke dalam kata.***London, 1995