Dokter Zhivago 32 – Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo)
Disalin sesuai aslinya dari terbitan Djambatan, Maret 1960 dengan penulisan ejaan baru. Upacara kuno berlaku pada perayaan Natal di rumah Sventitsky. Pukul sepuluh setelah anak-anak pulang, pohon dinyalakan kedua kalinya untuk yang muda dan dewasa; pesta berlangsung sampai pagi. Orang-orang yang lebih tua main kartu semalam suntuk dalam kamar duduk ‘Pompeia,’ terpisah dari kamar dansa […]
Tentang Penulis Edisi 32
Hok An,tinggal di Frankfurt, anggota IMBAS (kelompok HAM danekologi untuk negara-negara ASEAN), menekuni masalahHPH, HTI, hak ulayat, pertanahan dan perdagangan senjata. Ikun Eska, salah seorang pendiri Asosiasi PlatonisIndependen, dan sekarang menjadi Sekjen-nya. Redaktur HALTE, Buletin Belajar Menulis Seni terbitanGaleri Kedai Kebun Yogyakarta. Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni instalasi asal Jogja. Pernah bermukim di London dan sekarang […]
Pangeran Jawa Atawa Jagger Melayu 11 – Bramantyo Prijosusilo
Pulang dari mall yang sulit dibedakan dengan mall lain di Jakarta atau di kota besar lainnya, Elaine, yang gagal menemukan sale yang memuaskan, mengajak Jagger masuk ke sebuah toko buku khas. Toko buku yang dikelola oleh keluarga Iran itu mengkhususkan diri dalam buku-buku mengenai Arab dan Islam. Jagger mencatat sesuatu yang baru di dalam batinnya. […]
Menuju Indonesia Baru, dengan Warisan Sistim Lama 2 – Hok An
Krisis ekonomi Indonesia tidak selalu tampak jelas di kalangan elit. Sejak awal Tahun 2000 tercatat beberapa pabrik mobil dan toko besar yang mengalami peningkatan penjualan sampai 200%, yang diakibatkan oleh naiknya konsumsi masyarakat. Jadi sebagian warga masyarakat sudah pulih dari krisis. Kalau kelas menengah dan bawah menderita kerugian besar akibat krisis, maka kelompok elit yang […]
Suatu Kali Pernah Ada Bidadari Datang ke Kota Kami – Ikun Eska
Suatu kali pernah, ada bidadari datang di kota kami. Turun dengan cahaya tali malam yang melengkungi langit dan bermula pada cakrawala. Kanak-kanak histeris ketika itu. Mereka yang tengah bermain dengan embun seketika berteriak. “Ada ibu dengan lengan di sayapnya!”Kami, yang tua-tua, pun segera keluar mendapati kanak-kanak yang telah menari, –masih tersisa di kaki bidadari garis […]