Dokter Zhivago 43

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960. Suami istri Antipov lekas bemukim di Yuryatin. Keluarga Guishar dikenangkan dengan penuh kesayangan dan hal ini telah membantu Lara mengatasi kesukaran untuk menyusun rumah tangga di tempat yang baru. Kini mereka sudah empat tahun di situ. Lara serba repot dan banyak pula yang […]

MORE
Dokter Zhivago 43

Boris Pasternak (alih bahasa Trisno Sumardjo),disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960Suami istri Antipov lekas bemukim di Yuryatin. Keluarga Guishar dikenangkan dengan penuh kesayangan dan hal ini telah membantu Lara mengatasi kesukaran untuk menyusun rumah tangga di tempat yang baru. Kini mereka sudah empat tahun di situ. Lara serba repot dan banyak pula yang perlu dipikirnya. […]

MORE
Imagine-nya Lenon di Abad 21

Lenah SusiantyDesember tahun lalu, ketika musim dingin mencengkramkan giginya di London, saya masuk dalam barisan antrian ular panjang di depan Kedutaan Perancis untuk minta visa. Pada kunjungan pertama, antrian sudah lebih 20 meter ketika saya tiba dan begitu saya berhasil mencapai pintu konsulat, petugas menutup pintu dengan alasan sudah terlalu banyak pelamar visa di dalam […]

MORE
Presiden Shinta

T. Wijaya Sejak lahir Shinta sudah mempertanyakan soal kematian. Saat itu kereta api sudah mengenal klas eksekutif. Abahnya yang bertugas membersihkan sampah dan mencuci lantai gerbong eksekutif, setiap kali kereta tiba di stasion Kertapati. Jawaban atas pertanyaan Shinta mengenai kematian hanya satu: kemiskinan. Shinta duduk dua jam lebih di ruangan karaoke. Dia tidak masuk kuliah. […]

MORE
Biar Baik Asal Indah

Liston SiregarEliana-Eliana karya Riri Riza dan Bendera karya Nan Achnas belum saya tonton, dan mudah-mudahan kelak ada kesempatan untuk menyaksikannya ; untuk menapak tilas ketajaman mata, telinga, hati, dan akal Ging Ginanjar. Saya seolah-olah ikut menelusuri pemandangan yang jarang tersebut dan merasakan ketidak-gagalan keduanya –Riri Riza dan Nan Achnas– dalam menciptakan karya seni. Tapi jelas […]

MORE
Tentang Penulis Edisi 43

T. Wijaya, wartawan dan pekerja seni. Tiga kumpulan puisinya sudah ditebitkan, antara lain Krisis Kamar Mandi (1995). Tinggal di Palembang. Lenah Susianty , pernah di The Jakarta Post dan BBC Siaran Indonesia sebelum jadi ibu rumah tangga sambil penterjemah.

MORE
Imagine-nya Lenon di Abad 21

Lenah Susianty Desember tahun lalu, ketika musim dingin mencengkramkan giginya di London, saya masuk dalam barisan antrian ular panjang di depan Kedutaan Perancis untuk minta visa. Pada kunjungan pertama, antrian sudah lebih 20 meter ketika saya tiba dan begitu saya berhasil mencapai pintu konsulat, petugas menutup pintu dengan alasan sudah terlalu banyak pelamar visa di […]

MORE
Presiden Shinta

T. Wijaya Sejak lahir Shinta sudah mempertanyakan soal kematian. Saat itu kereta api sudah mengenal klas eksekutif. Abahnya yang bertugas membersihkan sampah dan mencuci lantai gerbong eksekutif, setiap kali kereta tiba di stasion Kertapati. Jawaban atas pertanyaan Shinta mengenai kematian hanya satu: kemiskinan. Shinta duduk dua jam lebih di ruangan karaoke. Dia tidak masuk kuliah. […]

MORE
Biar Baik Asal Indah

cara lain menonton filmListon Siregar Eliana-Eliana karya Riri Riza dan Bendera karya Nan Achnas belum saya tonton, dan mudah-mudahan kelak ada kesempatan untuk menyaksikannya ; untuk menapak tilas ketajaman mata, telinga, hati, dan akal Ging Ginanjar. Saya seolah-olah ikut menelusuri pemandangan yang jarang tersebut dan merasakan ketidak-gagalan keduanya –Riri Riza dan Nan Achnas– dalam menciptakan […]

MORE