Film, Antara Budget dan Kreatifitas

Harry Mulyawan Ada sebuah cerita menarik. Waktu itu saya tengah duduk santai di depas kelas sebuah kursus presenter. Seorang peserta kursus duduk di samping dan kami mulai terlibat pembicaraan mengenai film. Peserta kursus itu bertanya, “Kenapa sih orang nggak bikin film yang kayak Ada Apa dengan Cinta? Bikin sinetron aja bisa yang biayanya ratusan juta […]

Tentang Penulis Edisi 87

Pedje, nama aslinya Purwadi Djunaedi, tamat dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia, dan kumpulan puisi pertamanya, Jendela: Sajak-Sajak Purwadi Djunaedi, diterbitkan oleh PT Margi Wahyu pada tahun 1994. Dino F. Umahuk, Lahir di sebuah desa terpencil bernama Capalulu di Provinsi Maluku Utara, dan kini bekerja sebagai konsultan untuk program Peace Campaign di Social Economy Recovery Program […]

Tentang Penulis Edisi 87

Pedje, nama aslinya Purwadi Djunaedi, tamat dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia, dan kumpulan puisi pertamanya, Jendela: Sajak-Sajak Purwadi Djunaedi, diterbitkan oleh PT Margi Wahyu pada tahun 1994. Dino F. Umahuk, Lahir di sebuah desa terpencil bernama Capalulu di Provinsi Maluku Utara, dan kini bekerja sebagai konsultan untuk program Peace Campaign di Social Economy Recovery Program […]

Dalam Kerumun Hujan

dalam kerumun hujan tak terdengar lagi rintihan itugelegar guntur sesekali melempar sunyirumah-rumah kardus gemetar bagai ikan terperangkap bubu siapa bernyanyi dengan syair dari Barzanji?Februari 2003

Pemandangan Senja, 2

matahari pucat pasimemergoki wajahnya terpantul di kaca-kaca gedung-gedung tinggi berjuta orang memburu bayang-bayang anak-anak menurunkan layang-layangJanuari-Juni 2003

Pemandangan Senja, 1

Pedje ketika senja tiba di tanah basah, sekawan nyamuk berkepak resahdi antara lengking azan dari puncak menara, gemuruh kereta menuju utara,dan jerit bayi dari rumah tanpa jendela seorang wanita menggelepar dengan mulut berbusa beraroma racun seranggaJanuari-Juni 2003

Dokter Zhivago

Boris Pasternak(alih bahasa Trisno Sumardjo), disalin dari terbitan Djambatan, Maret 1960) Akhir Bulan Maret. Seperti biasanya, beberapa terakhir bulan ini adalah hari-hari pertama yang panas dalam tahun ini, musim semi palsu yang diikuti oleh taraf yang lebih dingin. Keluarga Zhivago berkemas-keamas untuk berangkat. Guna menyamar sebab-musabab kesibukan, bertuturlah mereka pada para penyewa yang kini menunggu […]

Ibu

Ibu…Mimpi pasti membunuhku malam nantiDitanah pelarian yang begini jauhApakah doamu akan sampai ?Ibu…***

Sajak Seorang Pelarian

Kurajut layar dari perahu karam SyaranamualWalau di laut yang perawan iniKasih sayang telah hanyutJadi PuisiJadi air mata Kapitan KakialiDi Pantai Morella Angin BaratAngin dari pulau SeramAngin datang dari Teluk PattasiwaKupakai Buat BerlayarBerlalu hingga jauhPerahu berangkat Dari pucuk pohon palaWahai rindu yang semerbak bunga cengkehBelahlah laut Banda sekarang jugaBiar moyang-moyang mengutukmuDengan kapata Perahuku menjauhMimpiku meranggasNegeriku bersimbah […]

Melukis Garis Merah

Dino F. Umahuk Disini aku menagih rindu pada perempuan yang menyimpan purnama di matanyaBulir-bulir kesetiaan menggelombang menghantamkan resah ke dinding hatitanpa suara kecuali gelap lorong-lorong panjang sepi menghantar disini aku menanti tanpa basa-basiberdiri tegak mengaca diri tanpa lalu-lalangjanji adalah lautan ketidakpastian yang coba disemayamkan iblis ke dada malaikatsedang aku termabuk-mabuk pada perempuan yang hanya menyisakan […]