Rekonsiliasi dan Tragik Spanyol – Aboeprijadi Santoso
Angel Salamanca dan Luis Royo adalah dua warga Spanyol yang merasa terpanggil selaku patriot. Dalam perang saudara (1936-39), Salamanca memihak diktator Jendral Besar Franco, kemudian membantu tentara Hitler melawan Soviet. Sepeninggal Franco, dia jadi simbol dari Spanyol yang pro-fasis. Sebaliknya, Royo adalah pejuang sayap kiri yang melawan fasisme Franco, kemudian memerangi tentara Nazi-Jerman di Perancis. […]
Tentang Penulis Edisi 86
Aboeprijadi Santoso, wartawan Radio Hilversum, Belanda dan aktif dalam pergerakan demokrasi di Indonesia. Liston P. Siregar, anak Medan yang sekolah di Undip Semarang dan jadi wartawan.
Tentang Penulis Edisi 58
Aboeprijadi Santoso, wartawan di Amsterdam. Sanie B. Kuncoro, penulis merangkap karyawati di sebuah perusahaan swasta di Solo, Bramantyo Prijosusilo, pegiat seni asal Yogya sekarang tinggal di London. Selma Hayek, pegiat HAM yang sedang sekolah do SOAS, London. Syam Asinar Radjam, menulis novel Smaradina Muda Mangin di Bogor.
Separatisme Kaum Ekspatriat – Aboeprijadi Santoso
Awalnya dari Takengon, Aceh Tengah. Meski pun saat upaya damai RI-GAM pertama kali diteken, Mei 2000, Wakil RI Hassan Wirayudha berharap “ini awal perjalanan 100 langkah” dan kemudian tercapai pakta yang lebih mantap (CoHA Desember 2002), namun belum lagi “100 langkah”, awal Maret 2003, ratusan milisi sudah digerakkan dari Takengon. Sejak itu, tim monitor internasional […]
Ulah Global Diaspora: Lain Usamah, Lain Tan Malaka – Aboeprijadi Santoso
Belasan teroris yang menghujat Amerika pada 11 September itu, selain berpendidikan tinggi dan bermotif politik dan ideologis kuat, semuanya adalah perantau. Mereka pernah bermukim lama di negeri orang. Teroris atau bukan, para perantau cenderung membawa misi politik. Seringkali mereka membuat sejarah ketika mereka berkelana, atau berkelana untuk membuat sejarah. Tan Malaka, misalnya, yang diangkat anak […]
Tentang Penulis Edisi 28
Aboeprijadi SantosoWartawan Radio Hilversum Belanda, sekaligus pegiat demokrasi. Mulai jadi wartawan sejak tahun 1982 di Hilversum, kemudian juga di mingguan berita Editor sampai 1994. Masih bermukim di Belanda tapi sejak tidak masuk daftar hitam imigrasi lagi bolak-balik ke Indonesia.B. Herry Priyono, salah seorang pendiri Institu Sosial Jakarta, dan menyelesaikan program PhD dari London School of […]
Rumput-rumput Lorosae – Aboeprijadi Santoso
Fretilin, meminjam istilah seorang bekas tokoh Fretilin, ‘seperti tidur di atas (bencana) sejarah.’ Bekal historis itu diperolehnya berkat agresi tetangga, ketika seorang jenderal di Jakarta berseru bahwa Timor Timur bisa dibereskan dalam sehari ; ‘sambil makan pagi di Dili, makan siang di Baucau dan makan malam di Los Palos.’ Lalu, kita tahu apa yang terjadi […]
Tentang Penulis Edisi 22
Aboeprijadi SantosoWartawan Radio Hilversum Belanda, sekaligus pegiat demokrasi. Mulai jadi wartawan sejak tahun 1982 di Hilversum, kemudian juga di mingguan berita Editor (s/d 1994). Aktif mengamati Timor Lorosae dan kemarin meliput pemilu Timor Lorosae. Sekarang masih bermukim di Belanda tapi sejak tidak masuk daftar hitam imigrasi lagi bolak-balik ke Indonesia. Aulia Andri, pernah jadi wartawan di […]