Sebuah Buku Puisi dan Musik pun Dimulai
Arpan Rachman Sejak sajak menemukan rimaAksara ruparupa warnaCinta tenggelam diamdiamBertunas seribu episode Sejak sejuk tatapmu ramahKalimah berpendar di ujung penaBisu kita hanya kataDalam cinta kita merupa(22 Mei 2011, sajak Sejak oleh Dewi Mudijiwa) “Ada banyak makna untuk merangkai kata tapi terlalu sedikit kata untuk merangkai makna. Tak banyak perempuan merangkai sajak seperti banyaknya karya Mahila,” […]
Penulis Edisi 218
M. Hussyn Umar (lahir di Medan, 21 Janurai 1931) kecuali menulis sajak, banyak menulis cerpen dan drama radio. Salah satu anggota redaksi Majalah Forum tahun 1957. Ajip Rosidi (lahir 1938) pertama kali pindah ke Jakarta tahun 1951 ketika mau melanjutkan sekolah menengahnya, belajar menulis dan memilih kesusastraan sebagai pilihan hidupnya di sana, memimpin majalah Suluh Peladjar (1953-1955), Prosa (1955) dan Budaja […]
Penulis Edisi 198
Arpan Rachman, pegiat sastra yang tinggal di Palembang.. Dewi Penyair, karyanya sudah diterbitkan dalam beberapa buku kumpulan puisi.. ___________________
Spekulasi dari Sebilah Pisau
Arpan Rachman Enny Kribo, yang mengaku 42 tahun, juga mengaku anak Kampung Baru. Banyak orang tahu, kampungnya itu kawasan lokalisasi pelacuran terbesar di kota Palembang. Perempuan itu dipanggil Enny Kribo karena rambutnya keriting rimbun seperti pohon beringin. Dia sekarang jadi spekulan beras. Sasarannya, operasi pasar dekat gudang Bulog, Jalan Perintis Kemerdekaan. Selasa siang 20 Februari, […]
Penulis Edisi 157
Baso Alan, menulis puisi Setangkai Puisi Di Malam Bulan Separuh, Andhika Mappasomba. M. Arpan Rahman lahir di Palembang dan menulis puisi sejak kelas 2 SMP lantaran tak tahan dengan pendidikan Orde Baru dan keluar dari sekolah. Sempat bekeliaran di jalanan sebelum jadi pegawai honorer di Dinas PU sambil melanjutkan pendidikan. Presiden Hayat, penikmat seni dan […]
Musi Terus Mengalir
M. Arpan Rachman Terbitnya Majalah Kebudayaan Musi Terus Mengalir oleh Komunitas Kalidoni menjadi kabar menggembirakan. Terlepas dari mana sumber dananya, wadah pengembangan kreatifitas penulis dan seniman itu merupakan ruang besar bagi tampilnya nama-nama baru di jagad tulis Palembang. Semangat yang ingin ditularkan dari terbitnya majalah kebudayaan yang secara serius melakukan studi kritis adalah terbukanya kesempatan […]
Penulis Edisi 151
Gendhotwukir, Penyair dan jurnalis dari lereng Gunung Merapi Jawa Tengah. kini menjadi mahasiswa Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Hobi makan ikan asin . Anton Bae bin Yazid Amri bin Abdul Kohar Catatan yang Hilang adalah buku kumpulan puisinya yang pertama, dan cerpennya sudah dimuat di berbagai media. M. Arpan Rahman, lahir di Palembang dan menulis puisi […]