Ilusivaganza

: Cahya Wulandari Seperti petani menikahi bumi dengan hati penuhhujan begitu ampuhTak bisa kutafsirkan dingin di beranda selain guano bagi melankoliyang dibajak waktu, janji dan janjiSebab tak hanya puisi atau Mata Indah Bola Ping Pong Iwan Fals yang amblasResital serangga yang semula vaksin kecut solitudemrucrut bagai clurut clurut pengecutUntung masih ada, CahyaSerangan udara pada parafin di […]